Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Infotainment

Sutradara James Cameron Akui Setting Avatar Way of Water Terinspirasi dari Kehidupan di Indonesia

Koran Kaltim
21 Desember 2022
352 views
1 min
James Cameron (istimewa)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sutradara James Cameron, menyebut dirinya terinspirasi dari kehidupan suku di perairan Indonesia, untuk membuat setting film Avatar : The Way of Water.

Sekuel film laris Avatar tersebut, saat ini tengah tayang di bioskop seluruh dunia dan mendapat tanggapan yang positif dari para pecinta film. 

Cameron mengatakan, ia melihat adanya kehidupan suku di perairan Indonesia yang ramah dan hidup bersama dengan alam. Hal ini, yang kemudian diaplikasikan ke dalam film.

"Ada suku laut di Indonesia yang tinggal di rumah panggung, dan hidup di atas rakit. Dan kami melihat di beberapa desa ada jalur air yang menggunakan arsitektur pepohonan lokal," beber James Cameron, dalam wawancara di Kanal Youtube National Geographic. 

James juga mengatakan, semangat untuk menjaga keseimbangan alam yang ditemuinya dalam riset di suku yang hidup di perairan di Indonesia turut dibawa ke dalam film. 

Di Indonesia, film berdurasi total 197 menit itu tayang sejak 14 Desember 2022 lalu.


Editor : Rusdi.

Tags:

InfotainmentBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Infotainment.