Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Infotainment

Film Sri Asih Raih Penghargaan Next Wave Features di Texas Amerika Serikat

Koran Kaltim
28 September 2023
494 views
2 min
Film Sri Asih Raih Penghargaan Next Wave Features di Texas Amerika Serikat

KORANKALTIM.COM, JAKARTA - Film pahlawan super dari Indonesia berjudul Sri Asih berhasil meraih penghargaan Next Wave Features pada Festival Film Fantastic Fest 2023 yang berlangsung 21 hingga 28 September di Austin, Texas, Amerika Serikat.

“Senang sekali rasanya film Sri Asih mendapat apresiasi tinggi dari audiens internasional dan dari festival internasional bergengsi seperti Fantastic Fest. Tentu menang di program Next Wave Features Fantastic Fest ini menjadi kehormatan bagi saya dan seluruh kru dan pemain Sri Asih,” kata sutradara film Upi dilansir dari Antaranews.com Kamis (28/9/2023) hari ini.

Penghargaan untuk Sri Asih menurut Upi dapat menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan menghasilkan cerita baru.

Film Sri Asih merupakan bagian dari Jagat Sinema Bumilangit (Bumilangit Cinematic Universe/BCU) dan menjadi pembuka alur bagi film-film BCU. Penonton dapat mengetahui masa depan Jagat Sinema Bumilangit melalui penceritaan setiap tokoh dalam film ini yang memiliki peran penting di dalamnya.

“Ini menandakan Sri Asih memang memiliki kualitas yang tidak diragukan. Penghargaan ini sekaligus memberikan kami semangat lagi untuk melahirkan karya-karya berikutnya di BCU,” kata Joko Anwar selaku produser dan ko-penulis film ini.

Tahun ini Fantastic Fest menerima film-film terbaik dari seluruh dunia sehinggamenjadi tantangan bagi tim program dan juri dalam mengkurasi dan menilai seluruh film.

Film Sri Asih berkisah tentang Alana, seorang anak yatim piatu yang diadopsi dan mulai membangun kariernya sebagai petarung profesional MMA.

Kehebatan Alana menarik perhatian Mateo Adinegara, putra tunggal dari seorang pebisnis kaya yang tertantang untuk melawan Alana yang tidak pernah kalah. Namun, ketika dikalahakan Alana, Mateo menjadi emosi dan langsung menyerang klub Alana.

Alana dan keluarganya pun harus menghadapi keluarga Adinegara yang sering berbuat culas karena berkomplot dengan polisi korup. Seiring berjalannya waktu, Alana mengetahui bahwa dia adalah titisan dari Dewi Asih, sang Dewi Keadilan yang memilih Alana untuk menjadi perwakilannya di bumi dalam memerangi kejahatan.

Alana pun harus menghadapi keluarga Adinegara serta orang-orang yang mengancam keselamatan umat manusia. Film pahlawan super bergenre aksi dan fiksi ilmiah ini dibintangi oleh Pevita Pearce, Reza Rahadian, Christine Hakim, Jefri Nichol, Dimas Anggara, Surya Saputra, Jenny Zhang, dan Randy Pangalila. Diproduksi oleh Screenplay Bumilangit, film itu juga melibatkan Upi sebagai sutradara dan penulis, Joko Anwar sebagai ko-penulis bersama Upi, dan Iko Uwais bersama Uwais Team untuk melatih Pevita Pearce membawakan adegan laga dalam film tersebut.


Film itu banyak memasukkan unsur-unsur budaya Jawa, mulai dari bahasa, pakaian, hingga beberapa detail ornamen khas Jawa yang membuatnya terasa dekat dan relevan dengan budaya di Indonesia.


Editor: Aspian Nur

Tags:

InfotainmentBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Infotainment.