Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Infotainment

Tayang Dua Tahun Lagi, Film Harry Potter Sudah Dikritik, Produser Asli Sebut Tak Ada Perubahan

Koran Kaltim
28 Agustus 2025
0 views
4 min
Kostum Nick Frost (foto kanan) yang akan dikenakan dalam film Harry Potter terbaru tahun 2027 mendatang sangat mirip dengan kostum yang dibuat Chris Columbus pada film yang sudah diproduksi sebelumnya. (Warner BrosPictures/HBO)

KORANKALTIM.COM - Tahun 2027 mendatang, film Harry Potter siap untuk kembali ke layar lebar  dan sejak Juni 2025 lalu serial film bergenre sihir itu sudah tayang di Home Box Office (HBO) dengan judul "Harry Potter 20th Anniversary: Return to Hogwarts" dan "Harry Potter: Hogwarts Tournament of Houses”.

Namun belum lagi tayang di bioskop, film yang diangkat dari kisah novel fantasi itu sudah menuai reaksi keras dari orang yang pertama kali terlibat langsung dalam proses pembuatannya. 

Adalah Chris Columbus, sutradara Harry Potter and the Philosopher's Stone (2001) dan Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002) yang angkat bicara tentang adaptasi televisi baru HBO tersebut setelah melihat foto-foto dari lokasi syuting yang beredar di media sosial.

Di podcast The Rest Is Entertainment seperti dilansir dari Washington Post Kamis (28/8/2025) hari ini, sang sineas tidak menyembunyikan keterkejutannya saat melihat aktor Nick Frost memerankan Dominic McLaughlin muda dan Columbus merasa aneh dengan pakaian yang akan dikenakan Frost untuk memerankan karakternya dalam serial tersebut.

"Saya melihat foto-foto Nick Frost sebagai Hagrid di internet bersama anak Harry Potter yang baru dan dia memakai kostum yang sama persis dengan yang kami rancang untuk Hagrid," kata Columbus.

Bagi sang sutradara, gambar itu begitu familiar sehingga sulit untuk tidak mempertanyakan kurangnya kebaruan dalam desain kostum. "Sebagian dari diriku berpikir “Apa gunanya melakukan ini?” Kupikir semua yang ada di serial HBO, kostum dan yang lainnya, akan berbeda tapi ternyata tetap sama," ungkapnya.

Columbus menyebut meskipun dirinya senang karyanya terus membentuk estetika dunia magis namun memiliki perasaan campur aduk tentang pengalaman tersebut. Columbus sendiri bertanggung jawab atas pembukaan waralaba film tersebutsaat awal tayang di layar lebar dan meraup lebih dari $7 miliar di seluruh dunia (setara dengan Rp115 Triliun). Namun ia mengatakan tidak akan berpartisipasi dalam serial HBO yang sebagian sudah tayang.

“Saya sudah melakukannya, Anda melihat versi saya… Tidak ada lagi yang tersisa untuk saya di dunia Potter,” jelasnya dalam wawancara sebelumnya dengan Variety .

Pembuat film yang juga memproduksi Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004) itu menegaskan dirinya tidak merasa digantikan oleh generasi pembuat film baru. "Cemburu? Tidak. Sudah waktunya untuk move on. Saya selalu bergumul dengan gagasan waralaba. Rasanya saya sudah pernah melakukannya. Saya sangat bangga dengan film-film itu, tiga film pertama yang saya ikuti dan sekarang saatnya untuk move on," tegasnya.

Sikapnya ini bukanlah hal baru. Columbus mengenang kembali setelah menyutradarai film-film klasik seperti Gremlins dan The Goonies , ia juga menolak terlibat dalam sekuel-sekuelnya, karena yakin siklus kreatifnya sudah berakhir.

Meskipun jaraknya jauh, Columbus mengakui serial Harry Potters yang baru memiliki keunggulan dibandingkan filmnya yaitu kemampuan untuk mengadaptasi buku-buku karya JK Rowling secara lebih rinci.

"Hal yang hebat adalah dengan buku pertama, kedua dan ketiga, kami ingin melakukan semuanya. Kami ingin membawa semua itu ke layar lebar tapi kami tidak punya kesempatan untuk itu," jelasnya.

Satu diantara contoh yang paling banyak dibicarakan adalah Peeves, poltergeist Hogwarts. Sang sutradara mengungkapkan dirinya bahkan merekam beberapa adegan dengan aktor Rik Mayall, tetapi hasilnya tidak pernah mencapai hasil CGI yang meyakinkan. Karena itu, adegan-adegan tersebut dipotong dari potongan resmi film.

Columbus juga menanggapi pernyataan kontroversial JK Rowling tentang kaum transgender. "Terkadang saya ingin memisahkan seniman dari karyanya, saya pikir itu penting. Sungguh disayangkan apa yang terjadi. Saya tentu saja tidak setuju dengan apa yang dikatakannya. Tapi ini menyedihkan, sangat menyedihkan," komentarnya.

HBO akan menayangkan perdana serial ini pada tahun 2027, diproduseri oleh Francesca Gardiner dan Mark Mylod, yang terkenal karena karya mereka di Succession. 

Setiap serial bertujuan untuk mengadaptasi ketujuh buku dengan setia yang idealnya akan memberikan kesempatan untuk menampilkan karakter dan plot yang tidak ada dalam film.

Selain Dominic McLaughlin sebagai Harry, Arabella Stanton sebagai Hermione dan Alastair Stout sebagai Ron, pemerannya lainnya Adalah John Lithgow (Dumbledore), Paapa Essiedu (Snape) dan Nick Frost (Hagrid).


Editor: Aspian Nur

Tags:

InfotainmentBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Infotainment.