Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Infotainment

Komik Edisi Pertama "Superman #1" Terjual Rp152 Miliar

Koran Kaltim
21 November 2025
0 views
4 min
Sampul komik Superman edisi pertama tahun 1930-an yang dilelang dan terjual ratusan miliar rupiah. (auctionsheritage)

KORANKALTIM.COM - Tonggak bersejarah dalam pasar komik global ditandai dengan terjualnya sebuah buku cerita bergambar senilai $9,12 Juta, setara dengan Rp152 Miliar dan itu adalah edisi pertama dari komik "Superman #1".

Lelang komik tokoh superhero yang berlangsung pada  20 November 2025 itu sekaligus berdampak pada  para kolektor, balai lelang serta industri penerbitan internasional. 

Transaksi ini berlangsung melalui Heritage Auctions di Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan oleh NBC News dan The Hollywood Reporter Sabtu (22/11/2025) hari ini.

Harga tersebut melampaui rekor sebelumnya dengan selisih lebih dari $3 Juta, setara dengan Rp50 Miliar, menunjukkan meningkatnya permintaan akan salinan komik yang unik dan terawat dengan sangat baik.

Menurut NBC News, Heritage Auctions menggambarkan edisi "Superman #1" sebagai puncak koleksi komik, sebuah klaim yang diperkuat oleh fakta kalau Certified Guaranty Company (CGC) memberinya nilai 9,0 dari 10, nilai tertinggi yang pernah dilaporkan untuk edisi ini. 

Hasil itu diperoleh setelah evaluasi oleh para ahli konservasi, sebuah faktor kunci dalam menentukan estimasi nilai barang yang dilelang. Rekor penjualan sebelumnya dipegang oleh "Action Comics #1", yang terjual senilai $6 Juta, setara dengan Rp100 Miliar, pada tahun 2024, menurut The Hollywood Reporter.

Tiga saudara kandung menemukan majalah itu di loteng rumah keluarga mereka di California Utara, diantara kliping-kliping lama milik mendiang ibu mereka. Ibu mereka membeli komik itu ketika ia berusia sembilan tahun di San Francisco pada tahun 1930-an tetapi tidak pernah memberi tahu anak-anaknya di mana komik itu berada. Penemuan itu terjadi tahun ini saat sedang membersihkan rumah.

Catatan sejarah dari penjualan komik "Superman #1",  ini mencerminkan betapa pentingnya kondisi karya yang hampir sempurna dan asal usulnya yang langka. Harga yang dicapai ini menjadi tolok ukur bagi lelang karya-karya bersejarah di sektor ini di masa mendatang.

Tingginya nilai komik "Superman #1" dijelaskan oleh beberapa faktor. Komik ini merupakan komik pertama yang didedikasikan khusus untuk seorang pahlawan super, diluncurkan pada tahun 1939 setelah karakter tersebut pertama kali populer di "Action Comics #1".

Edisi ini unik karena salinan utuhnya sangat langka yang mana penerbit mendesain sampul belakang agar dapat digunting dan digunakan sebagai poster, sebuah fitur yang mengurangi jumlah salinan yang disimpan dalam kondisi baik. 

Heritage Auctions mencatat dalam pelelangan tersebut. "Kami berasumsi kebanyakan anak-anak menggunting sampul belakang, yang menjelaskan kelangkaan salinan berkualitas tinggi saat ini," jelas mereka.

Yang menambah daya tariknya adalah kisah dibalik komik itu, yang mana salinan tersebut tetap tersembunyi selama puluhan tahun dan ditemukan di antara kenangan keluarga, sebuah aspek yang meningkatkan daya tarik dan legitimasinya di mata kolektor internasional.

Proses lelang diikuti oleh pembeli dari seluruh dunia, mengukuhkan posisi “Superman #1” sebagai referensi terdepan saat ini dijagat komik berharga.

Karakter Superman sendiri diciptakan pada tahun 1938 oleh penulis Jerry Siegel dan seniman Joe Shuster  yang merupakan penduduk Cleveland, Ohio dan putra imigran Yahudi Eropa. Superhero ini memulai debutnya di "Action Comics #1" sebagai bagian dari strategi penerbitan untuk menarik pembaca baru dan dengan cepat menjadi fenomena budaya.

Siegel dan Shuster menjual hak cipta Superman kepada Detective Comics (DC Comics) seharga $130, setara dengan Rp2,1 Juta, menurut catatan sejarah yang dikutip oleh sumber yang sama. Pembayaran awal tersebut, yang coba disengketakan oleh para kreator di pengadilan selama beberapa dekade, menghasilkan salah satu fenomena paling abadi dalam dunia hiburan global.

Pada tahun 2012, cek asli sebesar $412, sebanding dengan Rp6,8 Juta, yang diterima oleh para penulis, termasuk $130 dari penjualan karakter tersebut, dilelang seharga $160.000 (Rp2,6 Miliar), mencerminkan minat yang terus-menerus terhadap dokumen-dokumen sejarah penerbitan ini.

Bagi pembeli dan penjual, catatan harga tersebut mengubah estimasi nilai dalam transaksi di masa mendatang dan mendorong peninjauan yang lebih menyeluruh terhadap kondisi konservasi dan proses sertifikasi—aspek krusial dalam konteks internasional saat ini. 

Popularitas Superman yang abadi tetap kuat, dengan produksi film baru yang dijadwalkan pada tahun 2027 berjudul "Man of Tomorrow,".



Editor: Aspian Nur

Tags:

InfotainmentBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Infotainment.