Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Mau Mendarat, Pesawat Ini Malah Tabrak Beruang Sampai Mati

Koran Kaltim
17 November 2020
263 views
2 min
Pesawat Alaska Airlines yang menabrak beruang sampai mati di landasan pacu Yakutat, Alaska. (dailymail)

KORANKALTIM.COM, ALASKA - Sebuah pesawat jet maskapai Alaska Airlines menabrak seekor beruang ketika mendarat Minggu (15/11/2020) malam pekan lalu di Alaska, Amerika Serikat.

Tidak ada penumpang dan awak yang celaka akibat kejadian itu, tetapi beruang itu mati. Insiden itu juga menyebabkan kerusakan pada pesawat.

Seperti dilansir Associated Press, peristiwa itu terjadi di Bandara Yakutat, di kawasan tenggara Alaska. Menurut penjelasan Juru Bicara Departemen Transportasi dan Fasilitas Publik Alaska, Sam Dapcevich, pesawat Boeing 737-700 itu menabrak seekor beruang coklat ketika mendarat. Sedangkan seekor anak beruang yang diperkirakan berusia dua tahun selamat.

Menurut Dapcevich, kru di darat sebenarnya sudah membersihkan landasan sebelum pesawat itu mendarat. Saat itu mereka tidak melihat ada satwa liar di sekitar landasan.

Akan tetapi, ketika pilot mendaratkan pesawat, dia terkejut karena melihat ada dua beruang melintas di tengah landasan. "Beruang itu menghindar dari roda pesawat pada bagian hidung, tetapi pilot merasakan ada benturan pada bagian kiri setelah pesawat mendarat," kata juru bicara Alaska Airlines.

Sang pilot lantas melihat bangkai beruang itu terbujur pada jarak enam meter dari tengah landasan. Akibat insiden itu, tutup mesin pada bagian kiri rusak. Alhasil, pesawat itu tetap berada di Yakutat untuk perbaikan, dan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Juneau.

Awak di darat lantas menutup landasan bandara dan mengusir hewan liar dengan membuat api unggun.

Bangkai beruang itu lantas dibersihkan oleh awak darat, dan dibawa oleh Departemen Perikanan Alaska. Insiden tabrakan pesawat dengan hewan liar di Alaska kerap terjadi. Hewan yang tercatat terlibat kecelakaan dengan pesawat adalah rusa hingga rusa kutub. (*)


Editor: ASpian Nur

Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Selasa 17 November 2020 dengan judul Pesawat Alaska Airlines Tabrak Beruang Saat Mendarat

Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.