Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Ikuti Jejak Twitter, Youtube Resmi Blokir Channel Donald Trump

Koran Kaltim
13 Januari 2021
250 views
3 min
(Foto: newyorktimestwitter)

KORANKALTIM.COM, NEW YORK - YouTube resmi memblokir atau menangguhkan sementara channel Donald Trump dan menghapus video di akun Youtube Presiden Amerika Serikat (AS) itu karena melanggar kebijakan berupa menghasut untuk melakukan kekerasan.

"Mengingat kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang sedang berlangsung, kami menghapus konten baru yang di upload ke saluran Donald J. Trump karena melanggar kebijakan kami," kata YouTube mengutip AFP, Rabu (13/1/2021) hariini.

Channel Youtube politikus partai Republik itu juga dicegah Google untuk mengunggah konten baru selama 7 hari ke depan. Sebelum Youtube, Facebook, Instagram hingga Twitter juga sudah lebih dulu memblokir akun Donald Trump. Tak hanya menutup akun resmi Trump, Twitter juga menutup sejumlah akun terkait dengan orang nomor satu di Amerika Serikat itu.

Twitter dikabarkan menutup akun milik Direktur Digital Kampanye Trump, Gary Coby, karena telah mengubah nama penggunanya menjadi 'Donald Trump'. Twitter juga menutup sejumlah akun lain terkait Donald Trump. MengutipReuters, Twitter juga sempat menangguhkan akun kampanye Trump, @TeamTrump karena dinilai telah melanggar aturan.

Tak hanya itu, Twitter juga menangguhkan akun Twitter orang-orang terdekat Trump, seperti penasihat keamanan nasional pertama Trump, Michael Flynn @genflynn dan mantan pengacara kampanye Trump, Sydney Powell dengan akun @sydneypowell1.

Selain itu, Twitter juga sempat menghapus cuitan terbaru Trump dalam menanggapi penutupan akunnya melalui akun resmi @POTUS, tanpa menutup akun tersebut. Sedikitnya ada sembilan akun yang tercatat, termasuk delapan akun yang ditangguhkan dan satu akun yang cuitannya telah dihapus.

Berikut daftar akun tersebut.
- Donald J. Trump (@realDonaldTrump) ditutup permanen pada 8 Januari
-Gary Coby (@garycoby) ditutup permanen pada 8 Januari
- Lin Wood (@fightbacklaw & @LLinWood) ditutup permanen pada 7 Januari
- Michael Flynn (@genflynn) ditutup permanen pada 8 Januari
- Presiden Donald Trump (@POTUS), cuitan dihapus pada 8 Januari
- Ron Watkins (@CodeMonkeyZ) ditutup permanen pada 8 Januari
- Sidney Powell (@SidneyPowell1) ditutup permanen pada 8 Januari
- Team Trump (@TeamTrump) ditutup permanen pada 8 Januari

Pun demikian dengan Facebook. Kepala operasiFacebook, Sheryl Sandberg mengatakan bahwa jejaring sosial tersebut tidak berencana untuk mencabut pemblokiran pada akun Donald Trump.

Hal ini bertujuan untuk menekan provokasi Trump kepada pendukungnya. "Larangan kami (kepada akun Trump) tidak terbatas. Kami tidak berencana untuk mencabutnya, " Ujar Sherly.

Facebook minggu lalu menangguhkan akun Facebook dan Instagram Trump setelah pendukungnya melakukan invasi ke gedung Capitol AS, yang mengganggu rapat kongres kemenangan pemilihan presiden terpilih, Joe Biden. (*)

Editor: Aspian Nur

Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Rabu 13 Januari 2021 dengan judul Youtube Hapus Video dan Blokir Channel Donald Trump

Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.