Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Prancis Tinggalkan Investasi Batu Bara Demi Ramah Lingkungan

Koran Kaltim
19 Januari 2021
302 views
1 min
(Foto: blackchaindailynews.com)

KORANKALTIM.COM, PARIS - Prancis melalui bank sentralnya menegaskan akan keluar dari investasi batu bara dan membatasi eksposur ke minyak dan gas (migas) pada 2024 mendatang. Alasannya, bagian dari pergeseran menuju investasi ramah lingkungan.

Menurut Bank of France, banyak bank sentral di dunia berkomitmen untuk menghijaukan portofolio investasi mereka sebagai bagian dari upaya untuk mendorong sistem keuangan yang mendukung perekonomian hijau dan tidak merusak lingkungan.

Bank of France tercatat mengelola 22 miliar euro atau setara US$26,6 miliar lewat portofolio investasinya. Ke depan, portofolio investasinya itu akan dikikis pada perusahaan-perusahaan yang menghasilkan pendapatannya dari batu bara di atas dua persen. Saat ini, ambang batas yang ditetapkan masih sebesar 10 persen.

Di sektor migas, bank sentral Prancis akan membatasi investasi di perusahaan-perusahaan dengan pendapatan 10 persen dari minyak atau 50 persen dari gas. Secara tidak langsung, Bank of France menyatakan akan hengkang dari Total.

Bank of France tidak merinci alokasi aset portofolio investasinya. Namun, sejak tahun ini, mereka mulai berpaling dari perusahaan yang mengandalkan pendapatannya dari migas, termasuk eksplorasi di kutub utara. (*)

Editor: Aspian Nur

Berita ini sudah tayang di antaranews.com hari Selasa 19 Januari 2021 dengan judul Bank Sentral Prancis Keluar dari Batubara dan Batasi Investasi Migas

Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.