Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Sudah Vaksinasi, Suami Istri Meninggal Berselang Satu Menit Sambil Bergandengan Tangan karena Terpapar Covid-19

Koran Kaltim
28 September 2021
371 views
3 min
Unggahan foto tangan Cal dan Linda yang bergandengan sesaat setelah meninggal dunia dalam waktu hampir bersamaan pada hari Minggu lalu. (Foto: dailymail)

KORANKALTIM.COM, MICHIGAN - Sebuah kisah haru terjadi Negara Michigan, Amerika Serikat. Pasangan suami istri  dari Kota Grand Rapids, Cal Dunham yang berusia 59 tahun dan istrinya Linda berusia 66 tahun, meninggal bergandengan tangan hari Minggu (25/9/2021) lalu setelah mendapat vaksinasi Covid-19.

Keduanya diduga  mengalami komplikasi penyakit namun tidak dijelaskan apakah Cal dan Linda menerima suntikan booster ketiga untuk meningkatkan kekebalan atau tidak sehingga mereka menghembuskan nafas terakhir.

Cal dan Linda meninggal dunia hanya selisih satu menit. Cal meninggal pada pukul 11:07 dan istrinya menyusul pada 11:08 waktu setempat pada hari Minggu itu.

Sebelumnya pasangan ini diketahui memiliki riwayat kesehatan yang dirahasiakan saat sakit awal September lalu setelah sempat berlibur bersama keluarga besar mereka. 

"Ayah saya menelepon saya sebelum perjalanan berkemah keluarga kami dan mengatakan dia tidak enak badan karena hidungnya berair dan mengira itu sinus, ibu saya juga merasakan hal yang sama seperti flu," kata Sarah Dunham, putri Cal dan Linda dilansir dari laman Fox17.

“Hari ketiga mereka membangunkan saya dan berkata mereka harus pergi ke rumah sakit karena merasa tidak enak badan. Saya mengemasi barang mereka  sebelum pergi ke rumah sakit,” imbuhnya.

Cal dan Linda dirawat di rumah sakit dalam beberapa hari dan mendapat ventilator sampai akhirnya meninggal dunia.

Cal Dunham sebelum wafat sempat memperbarui foto profil Facebook-nya pada 15 Mei setelah divaksin. Teman-temannya pun memberikan komentar kalau keduanya luar biasa karena tak mengalami gejala apa pun setelah suntikan tersebut. Kini setelah keduanya meninggal dunia hanya ucapan duka cita yang kini tertulis di media sosial Cal.

Vaksin telah terbukti secara ilmiah mengurangi resiko tertular Covid dan mengurangi gejala pada orang yang disuntik untuk terpapar.

Orang yang tidak divaksin 10 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dan 11 kali lebih mungkin meninggal karena virus mematikan itu, menurut studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Belum diketahui berapa lama kekebalan terhadap virus corona bertahan setelah divaksinasi. “Orang dengan sistem kekebalan sedang hingga parah sangat rentan terhadap Covid-19 dan tidak dapat membangun tingkat kekebalan yang sama bahkan dengan dua dosis,” kata CDC.

Direkomendasikan dosis ketiga untuk meningkatkan respons orang dengan gangguan kekebalan terhadap suntikan awal saat vaksinasi namun  tidak jelas apakah Cal dan Linda menerima suntikan ketiga.

Pekan lalu, seorang guru sekolah dari Kota Oklahoma yang divaksinasi penuh juga harus dirawat di rumah sakit karena virus Covid-19 namun setelah disuntik booster berhasil menyelamatkan hidupnya. Ted Hartley, orang  tersebut yang menjalani transplantasi hati 10 tahun lalu, mendesak orang lain untuk mendapatkan suntikan booster. “Dapatkan sebanyak yang Anda butuhkan karena aku perlu tiga untuk bertahan,” kata Ted.

Istri Ted, Regina, memuji dosis ketiga dengan membuatnya tetap hidup. "Kami sangat bersyukur dia bisa mendapatkan suntikan booster pada bulan Agustus karena saya yakin itulah yang menyelamatkannya dan bisa pulang ke rumah,” papar Regina.


Editor: Aspian Nur

Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.