Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Pedang Bekas Ksatria Perang Salib Berusia 900 Tahun Ditemukan di Israel, Begini Bentuknya

Koran Kaltim
21 Oktober 2021
1.5K views
2 min
Sebuah pedang yang ditaksir berusia 900 tahun ditemukan tenggelam di lepas pantai Haifa, Israel. (Foto: REUTERS)

KORANKALTIM.COM, JAKARTA -- Seorang penyelam menemukan pedang kuno yang ditaksir berusia ratusan tahun di lepas pantai Haifa, Israel. Barang temuan Shlomi Katzin ini merupakan pedang yang dinilai arkeolog berusia sekitar 900 tahun. Pedang tersebut disebut digunakan seorang kesatria di Perang Salib.

Pedang ditemukan dalam bentuk utuh, dari gagang hingga badan pedang itu sendiri. Pedang tersebut memiliki ukuran sepanjang 4 kaki atau sekitar 120 sentimeter. Pedang memiliki berat 1,8 kg dengan kondisi banyak sampah laut yang melekat di pedang.

Para ahli menyebut bahwa pedang terhempas ke pantai oleh badai yang berlangsung beberapa hari ke belakang di Israel. Kini pedang tersebut berencana dibersihkan, dan dipulihkan wujudnya, untuk dipelajari lebih lanjut oleh Israel Antiquities Authority atau IAA. "Itu jelas milik seorang kesatria Tentara Salib." ujar Nir Distelfeld, perwakilan IAA.

Kobi Sharvit, direktur Unit Arkeologi Kelautan IAA menyebut pantai Haifa kemungkinan besar jadi salah satu lokasi peristiwa Perang Salib. Lokasi tersebut diperkirakan sebagai pelabuhan kecil tempat kesatria Perang Salib berlindung dari badai maupun serangan musuh.

Perang Salib sendiri merupakan sebutan untuk perang-perang yang mempertemukan pasukan Kristen dan Islam, berlangsung sejak abad 11 hingga abad 17.

Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Kamis 21 Oktober 2021 dengan judul : Penyelam Israel Temukan Pedang Bekas Ksatria Perang Salib



Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.