Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Momen Langka, Kuda Nil yang Pendiam Berkelahi di Air Selama Satu Jam

Koran Kaltim
13 Februari 2022
2.0K views
2 min
Dua kuda nil jantan dan betina yang berkelahi di depan para turis di Afrika. (Foto: dailymail)

KORANKALTIM.COM – Sebuah momen langka tertangkap kamera di Klaserie Private Nature Reserve, perbatasan dengan Mozambik, Afrika Selatan.

Adalah seorang pemandu lapangan dan fotografer Emily Whiting yang berhasil memfilmkan kuda nil berkelahi dengan ganas selama satu jam dihadapan para turis yang hanya bisa tercengang menyaksikan momen itu.

“Kami sedang rehat kopi dan pertarungan berlanjut selama satu jam penuh sampai kami pergi. Saya belum pernah melihat mereka berperilaku begitu agresif sebelumnya jadi itu adalah hal yang istimewa untuk dilihat - untungnya mereka berdua pada akhirnya baik-baik saja,” kata wanita 35 tahun itu dilansir dari laman Dailymail.co.uk Minggu (13/2/2022) hari ini.

“Biasanya kuda nil sangat mengantuk, tidak seperti reputasi mereka yang agresif. Jadi untuk melihat sisi lain dari mereka untuk pertama kalinya membuka mata itu sangat luar biasa. Dari situ kami bisa melihat betapa berbahayanya mereka,” paparnya.

Kuda nil adalah hewan terbesar kedua di bumi berukuran panjang hingga 11 kaki, tinggi enam kaki dan berat hingga 7.000 pon. Mereka adalah hewan semi-akuatik yang menghabiskan sebagian besar waktunya di air agar tetap sejuk di Afrika.

Lokasi hidung dan mata mereka memungkinkan mereka untuk tetap terendam selama berjam-jam. Sebagian  besar kuda nil aktif di malam hari. Rahang makhluk itu berukuran dua kaki dan dapat dibuka hingga 150 derajat. Gigitan kuda nil cukup untuk membelah perahu kecil menjadi dua.

Meskipun tubuhnya besar dan kuat, kuda nil dapat berlari lebih cepat dari manusia di darat dengan kecepatan hingga 19 mil per jam dalam jarak pendek.

Di air, kuda nil dewasa mendorong diri mereka sendiri dengan kecepatan hingga lima mil per jam.
Dikenal agresif, hewan ini paling bermusuhan saat melindungi anak-anak mereka.

Mereka jarang saling membunuh tetapi bertanggung jawab atas kematian ratusan orang di Afrika karena mengganggu anak mereka.

Editor: Aspian Nur

Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.