Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Internasional

Setelah 25 Hari Jelajahi Bulan, Hari ini Kapsul Orion Artemis I Bakal Mendarat di Bumi

Koran Kaltim
11 Desember 2022
816 views
2 min
Salah satu gambar yang didapat dari Kapsul Orion menunjukkan Bumi dan Bulan. (Foto: NASA)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Misi Artemis I untuk menjelajahi Bulan, dengan kapsul ruang angkasa Orion akhirnya rampung.

Kapsul ruang angkasa itu, dijadwalkan mendarat ke Bumi, di Pantai Baja, dekat Pulau Guadalupe, kawasan Laut Karibia, Minggu (11/12/2022) pukul 11.39 waktu setempat.

Informasi ini, disampaikan badan antariksa Amerika Serikat, NASA melalui keterangan tertulis di situs resminya.

Pesawat ruang angkasa tanpa awak tersebut, telah menjelajah selama 25 hari sejak peluncuran Misi Artemis I sekitar 3 pekan lalu.

"Insinyur melakukan tujuan uji terbang pengembangan terakhir Artemis I di ruang angkasa untuk mengkarakterisasi dampak suhu pada sayap panel surya dari gumpalan, atau gas buang.Insinyur akan melakukan beberapa tujuan uji terbang tambahan setelah Orion jatuh ke dalam air dan sebelum mematikan pesawat ruang angkasa," tulis NASA dalam keterangan resminya, dikutip Korankaltim.com, Minggu (11/12/2022) siang.

Untuk diketahui, misi Artemis merupakan usaha NASA untuk kembali mengirimkan manusia ke Bulan. Misi ini dilakukan secara bertahap. Mulai dari Artemis I yang meluncurkan pesawat tanpa awak. Dilanjutkan dengan Artemis II yang akan mengikutsertakan astronot untuk mengelilingi Bulan, dan dilanjutkan misi Artemis III yang bakal mendaratkan astronot di permukaan Bulan.

Setelah sukses Artemis I, peluncuran Artemis II disebut NASA baru akan dilakukan pada 2024 mendatang. Hal ini, berkaitan dengan kajian tentang teknologi yang harus digunakan.

Jika semua misi Artemis berhasil, dan NASA mendapatkan data untuk menemukan teknologi yang paling efisien guna penjelajahan ruang angkasa dengan pesawat yang mengangkut manusia, maka setelah 1 hingga 1 setengah dekade dari sekarang,mereka optimis dapat mendaratkan astronot di Mars.

Editor: Rusdi

Tags:

InternasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Internasional.