Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltara

Bupati Malinau Kecewa Kinerja ASN

Koran Kaltim
15 Mei 2018
553 views
2 min
PENGARAHAN : Bupati Malinau Yansen TP saat memberikan pengarahan kepada pegawai dilingkungan Pemda Malinau, Senin (15/5).  (Sulaiman/Koran Kaltara)

MALINAU – Akibat molornya pertemuan Musrenbang Perubahan RPJMD 2016-2021 yang dilaksanakan Bappeda dan Litbang Kabupaten Malinau, membuat Bupati Malinau Yansen TP merasa kecewa kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak disiplin waktu. 

Dalam sambutannya, Yansen mengungkapkan, kerangka RPJMD ini perlu digaris bawahi dalam memulai pemikiran. Apalagi para ASN  adalah pelaku-pelaku pembangunan daerah. 

“Bapak dan ibu adalah pelaku pembangunan daerah. Apalagi usia Malinau masih 18 tahun, tentu kerangka dan sistem kerja butuh orang-orang yang mengerakannya,” tegas Yansen, Senin (14/5). 

Karena ia melihat, kinerja yang dilakukan para ASN  semakin hari semakin menurun. “Jadi saya ingatkan, Sekda, Asisten, Kepala OPD dan bapak ibu sekalian. Kalau kita bekerja semakin hari semakin menurun. Itu artinya kita tidak kerja,” ujarnya. 

Yansen menegaskan, bekerja itu tidak hanya mengetik dan mengonsep. Tetapi, bekerja itu,  bagaimana membangun dan menata dari  yang kurang menjadi semakin lebih baik. 

“Saya melihat animo kita bekerja itu sudah semakin menurun. Kalau seperti ini modelnya apa yang kita bayangkan ke depan. Apakah Malinau ini bisa bersaing dan berkompetisi dengan yang lain,” tandas dia. 

Apalagi kata dia, tantangan kedepan dalam menata Kabupaten Malinau sangat berat. Untuk itu, ada hal yang mendasar perlu disampaikan, yakni keprihatinan bagaimana membangun Malinau ini. 

“Jadi kita harus bekerja keras mulai dari diri sendiri dan tidak harus malas. Apalagi yang dimiliki bapak ibu sudah ada, jadi gunakanlah. Meski sudah bekerja keras, kedepan harus lebih kerja keras lagi,” ungkapnya. 

Maka dari itu, dia tidak ingin lagi melihat kinerja pegawai yang malas. Terutama ketika ada pertemuan dan rapat-rapat kecil seperti ini. 

“Sudah ditentukan jam rapat malah saling menunggu. Jadi jangan saling menunggu. Seperti tadi, saya tanya jam 8.10 wita belum juga. Jam 8.20 menit belum juga, sehingga saya perintahkan dimulai saja.  Begitu saya keluar dari ruangan malah penuh di warung,” tegasnya. 

Yansen mencontohkan  Dirut PDAM Apau Ping Kabupaten Malinau yang mendapatkan prestasi dan penghargaan di tingkat nasional. “Untuk mendapatkan penghargaan itu karena ada penilaian. Dan wajar mendapatkannya, karena Dirut PDAM memiliki karakter kerja keras,” ungkapnya. 

Yansen mengharapkan kepada seluruh staf baik Sekda, Asisten maupun Kepala OPD yang telah diberikan kepercayaan untuk bisa menjalankan manajemen kinerjanya. 

“Jadi bina kemampuan staf-stafnya. Untuk bisa berdaya saing dan perlu ada semangat yang tinggi dalam bekerja,” pungkasnya. (man218)

Tags:

KaltaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltara.