MALINAU – Akibat molornya pertemuan Musrenbang Perubahan RPJMD 2016-2021 yang dilaksanakan Bappeda dan Litbang Kabupaten Malinau, membuat Bupati Malinau Yansen TP merasa kecewa kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak disiplin waktu.
Dalam sambutannya, Yansen mengungkapkan, kerangka RPJMD ini perlu digaris bawahi dalam memulai pemikiran. Apalagi para ASN adalah pelaku-pelaku pembangunan daerah.
“Bapak dan ibu adalah pelaku pembangunan daerah. Apalagi usia Malinau masih 18 tahun, tentu kerangka dan sistem kerja butuh orang-orang yang mengerakannya,” tegas Yansen, Senin (14/5).
Karena ia melihat, kinerja yang dilakukan para ASN semakin hari semakin menurun. “Jadi saya ingatkan, Sekda, Asisten, Kepala OPD dan bapak ibu sekalian. Kalau kita bekerja semakin hari semakin menurun. Itu artinya kita tidak kerja,” ujarnya.
Yansen menegaskan, bekerja itu tidak hanya mengetik dan mengonsep. Tetapi, bekerja itu, bagaimana membangun dan menata dari yang kurang menjadi semakin lebih baik.
“Saya melihat animo kita bekerja itu sudah semakin menurun. Kalau seperti ini modelnya apa yang kita bayangkan ke depan. Apakah Malinau ini bisa bersaing dan berkompetisi dengan yang lain,” tandas dia.
Apalagi kata dia, tantangan kedepan dalam menata Kabupaten Malinau sangat berat. Untuk itu, ada hal yang mendasar perlu disampaikan, yakni keprihatinan bagaimana membangun Malinau ini.
“Jadi kita harus bekerja keras mulai dari diri sendiri dan tidak harus malas. Apalagi yang dimiliki bapak ibu sudah ada, jadi gunakanlah. Meski sudah bekerja keras, kedepan harus lebih kerja keras lagi,” ungkapnya.
Maka dari itu, dia tidak ingin lagi melihat kinerja pegawai yang malas. Terutama ketika ada pertemuan dan rapat-rapat kecil seperti ini.
“Sudah ditentukan jam rapat malah saling menunggu. Jadi jangan saling menunggu. Seperti tadi, saya tanya jam 8.10 wita belum juga. Jam 8.20 menit belum juga, sehingga saya perintahkan dimulai saja. Begitu saya keluar dari ruangan malah penuh di warung,” tegasnya.
Yansen mencontohkan Dirut PDAM Apau Ping Kabupaten Malinau yang mendapatkan prestasi dan penghargaan di tingkat nasional. “Untuk mendapatkan penghargaan itu karena ada penilaian. Dan wajar mendapatkannya, karena Dirut PDAM memiliki karakter kerja keras,” ungkapnya.
Yansen mengharapkan kepada seluruh staf baik Sekda, Asisten maupun Kepala OPD yang telah diberikan kepercayaan untuk bisa menjalankan manajemen kinerjanya.
“Jadi bina kemampuan staf-stafnya. Untuk bisa berdaya saing dan perlu ada semangat yang tinggi dalam bekerja,” pungkasnya. (man218)




