Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltara

Penjualan BBM Jenis Premium di Batasi, Warga Sesayap Didorong Beralih ke Pertalite

Koran Kaltim
19 Mei 2018
549 views
2 min
DIJATAH: Pembelian premium dibatasi 60 liter per hari supaya ada pemerataan bagi masyarakat. ( hanifah / korankaltara)

TANA TIDUNG- Kedatangan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya premium (bensin) di sejumlah penyalur termasuk Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) Aryan di Desa Sebidai, Kecamatan Sesayap, untuk pembeliannya dibatasi mengingat pihak APMS mengalami pengurangan jatah premium dengan alasan BBM jenis pertalite yang dominan harus disalurkan.

Pemilik APMS Aryan, Haji Arifin mengatakan, pembelian untuk kendaraan bermotor maupun mobil hanya bisa membeli maksimal 60 liter premium saja perharinya, artinya pembelian diatas ketentuan maksimal tidak akan dilayani, hal ini dilakukan supaya masyarakat secara perlahan membeli pertalite meski harganya terbilang lebih mahal ketimbang premium. Premium dipatok dengan harga Rp 7.500 perliternya sedangkan pertalite sekitar Rp 8.400.

“Pembelian diatas 60 liter perhari menjadi ketentuan supaya tidak ada pihak yang ingin menimbun atau menumpuk BBM terutama jenis premium ini, sebab ada kekhawatiran premium yang kerapkali ditimbun oleh oknum tak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi sementara kebutuhan masyarakat masih banyak, jadi kalau mau beli lebih silahkan pertalite saja dengan harga yang sedikit mahal daripada premium, pembelian pertalite yang dominan disalurkan,” ujarnya, Jumat (17/5) kemarin.

Pertalite sendiri jarang dibeli masyarakat lantaran harganya yang terbilang lebih tinggi dari harga premium, pihaknya sendiri memperbolehkan membeli premium setelah jatah pada hari pertama dan bisa membeli kembali pada hari kedua, artinya memang setiap harinya hanya dijatah kurang lebih 60 liter, batasan takaran ini dianggap sudah melebihi pemakaian seharusnya sebab untuk kebutuhan kendaraan saja perharinya tidak mungkin sebesar itu.

Meski ia tak merinci berapa besaran jatah premium yang dikurangi dari pihak Pertamina tapi ia harus menerapkan aturan supaya pendistribusian BBM pada pihaknya berjalan tertib dan masyarakat secara keseluruhan akan terbagi merata maksimal.

Ia tak menginginkan adanya keluhan masyarakat terkait adanya kecurangan pelayanan yang dilakukan oleh penyalur termasuk pangkalan, yang pasti ketersediaan pertalite bisa menjadi bahan bagi pelaku usaha yang ingin membeli BBM dalam skala besar.

“Kami hanya menginginkan semuanya terbagi dengan merata, jatah 60 liter atau tiga buah jerigen isi masing-masing 20 liter selain bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga kebutuhan nelayan serta petani yang ada di beberapa kecamatan ini, kalau mau membeli kembali silahkan pada keesokan harinya khusus bagi premium saja sedangkan pertalite mau membeli melebihi jatah premium tersedia di tempat kami,” terangnya.

Diketahui sebelumnya jatah BBM di APMS Aryan sekitar 80 ton untuk kebutuhan 10 hari atau 240 ton kebutuhan selama sebulannya dengan tiga kali kedatangan pasokan diturunkan melalui Dermaga Desa Sebawang, Kecamatan Sesayap. (ifa)


Tags:

KaltaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltara.