Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltara

Butuh Rp25 Miliar, Rehab Total Pasar Induk Tanjung Selor Batal

Koran Kaltim
10 Juli 2018
1.4K views
2 min
BATAL DI REHAB : Rencana rehab total bangungan pasar induk hingga kini masih belum kunjung terealisasi

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melakukan rehab sejumlah pasar di daerah ini, batal. Termasuk trehab total Pasar Induk Tanjung Selor, yang kemungkinan besar tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Tidak tersedianya anggaran lagi-lagi menjadi faktor penyebabnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Diperindagkop) dan UMKM Bulungan Ajer Supriyono mengaku, hingga saat ini rencana tersebut belum bisa terealisasi. Pasalnya belum ada anggaran yang bisa dialokasikan untuk merehab Pasar Induk. Dikatakannya sesuai perencanaan yang ada, setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk rehab Pasar Induk. 

“Rencana rehab ini, sudah kita bahas beberapa kali. Tapi memang sementara belum bisa. Rencana kita bukan hanya rehab tetapi juga upaya memaksimalkan pengelolaan dan lain sebagainya,” ujarnya. 

Disinggung peluang bantuan melalui provinsi, dirinya mengatakan jika memang hal itu memungkinkan maka akan diusulkan kembali. Sebab jika berharap pada APBD Bulungan, tidak memungkinkan. Terlebih untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), Disperindagkop 2018 kali ini, hanya untuk pembangunan pasar baru bukan untuk rehab. 

“Kalau DAK itu untuk pembangunan baru, saat ini sudah proses. Sementara untuk peluang bantuan dari provinsi, jika memang nantinya ada kita akan bahas lagi. Secara teknis UPT yang akan menindaklanjutinya, kalau ada peluang kenapa tidak,” imbuhnya. 

Dikatakan, melalui DAK 2018, Disperindagkop mendapat alokasi sekitar Rp8 miliar. Yang dibagi untuk bidang industri sekitar Rp1,5 miliaran. Bidang koperasi sekitar Rp500 juta dan lainnya seperti untuk penataan pasar dan lain-lain sekitar Rp5 miliaran. 

Anggaran DAK itu dialokasikan untuk sekitar empat kegiatan. Di antaranya, pembangunan pasar di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah, kemudian di Sekatak. Termasuk juga pembangunan sentra industri di Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur. (an) 

Tags:

KaltaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltara.