Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltara

Tak Berkembang, Perusda Berdikari “Mati Suri”

Koran Kaltim
11 Juli 2018
651 views
2 min
STAGNAN: Perusda Bulungan masih terkesan stagnan. Pada 2019 diyakini bakal dimaksimalkan ( nurjanah / korankaltara.co)

TANJUNG SELOR – Beberapa kali dilakukan pembahasan terkait kelanjutan pengembangan Perusahaan Daerah (Perusda) Berdikari milik Pemkab Bulungan, hingga kini belum kunjung terealisasi. Bidang usaha perusahan milik daerah itu pun tak berkembang. Boleh dibilang “mati suri”, atau hidup tapi stagnan. 

Sebelumnya Bupati Bulungan H Sudjati menyampaikan, dalam waktu dekat akan dilakukan perombakan di jajaran manajamen dan direksi Perusda. Bupati pun optimis, setelah dirombak Perusda Berdikari akan kembali “hidup”. Namun nyatanya, sejak beberapa tahun terakhir sampai sekarang tidak ada perkembangan yang berarti. 

Dikonfirmasi terkait progress perombakan Perusda tersebut, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan Drs Syafril mengakui, memang belum ada perkembangan yang berarti. Dikatakannya, meski sudah sering dilakukan pembahasan, belum ada solusi terbaik atau belum diperoleh formulasi yang diperkirakan tepat. Belum lagi, berkaitan dengan kepengurusan Perusda yang masih perlu disempurnakan.

“Belum ada kabar berarti terkait itu (Perusda). Memang harapan kita Perusda itu kita maksimalkan. Kalaupun memang kepengurusan harus disempurnakan, kita lakukan. Tapi lagi-lagi, kita masih terbentur dengan anggaran. Kan kalau itu terbentuk kita juga drop (alokasikan) anggaran,” ujarnya. 

Disinggung soal anggaran untuk Perusda, terutama terkait dengan modal, Syafril menegaskan, meski pada dasarnya ada ketentuan yang sayogianya daerah menyiapkan itu, namun demikian kondisi keuangan saat ini diakuinya belum bisa memaksimalkan hal tersebut. “Kalau di aturan mainnya ada, sampai sekian miliar begitu kan. Ya sebenarnya perusdanya ada saja. Sanya saja, itu tadi macam mati suri,” terang Syafril. 

Dengan kondisi tersebut, Syafril mengaku, pihaknya tak bisa berbuat banyak. Bahkan dalam jangka pendek menurutnya masih berupaya memaksimalkan yang ada dulu, sambil melihat perkembangan. “Kita juga akan mengadakan rapat kembali. Memang ini berkali-kali kita rapatkan. Namun pertimbangannya jika kita hidupkan, kita cari ketua dan lainnya sebagai pengurus, duit kita mana. Nah, itu kendalanya. Termasuk juga pilihan jenis usaha apa yang akan kita sepakati,” ungkapnya. 

Sekkab mengatakan, dalam jangka panjang, Pemkab Bulungan berencana pada 2019 mendatang, akan lebih dimaksimalkan perngelolaannya. Oleh karena itu sejumlah opsi untuk mensiasati pengembangan Perusda juga telah diprogramkan tahun depan. “Ya, mudahan 2019 bisa kita aktifkan kembali. Sementara kita cari napas lah dulu (atur strategi dan kesiapan anggaran),” tandasnya. (an)

Tags:

KaltaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltara.