Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltara

KTT Dapat Jatah 214 Formasi Seleksi CPNS

Koran Kaltim
20 September 2018
1.3K views
2 min
ILUSTRASI/NET

TANA TIDUNG – Pembukaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 secara nasional akan direalisasikan, termasuk daerah-daerah di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tak ketinggalan pula Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang mendapatkan 214 formasi. Akan tetapi seleksi gunakan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) menjadi kendala tersendiri bagi putra daerah untuk memasukkan berbagai dokumen yang nantinya sulit diunggah. 

“Kita berharap mulai pembukaan pendaftaran sampai proses seleksi ada jeda waktu yang cukup panjang supaya anak daerah khususnya KTT bisa terakomodir dengan baik, mengingat jaringan di KTT cukup sulit termasuk minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu penghambat nantinya mengunggah dokumen pendaftaran dibutuhkan ke SSCN Tahun 2018 ini,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Iwanto, pada Rabu (19/9) kemarin.

Pembukaan pendaftaran yang diperkirakan awalnya kemarin, namun diundur hingga masuk minggu ketiga September ada kemungkinan menjadi peluang bagi anak daerah guna mempersiapkan berbagai berkas administrasi yang dibutuhkan sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.

Ia juga menyarankan bagi anak daerah yang tidak mengetahui dengan pasti formasi apa saja yang dibutuhkan atau sesuai dengan kualifikasi pendidikan dapat membuka website Badan Kepegawaian Negara (BKN) yakni sscn.bkn.go.id.

“Dari KTT sini kita akan terima pemberkasan atau pelamar yang ingin berkoordinasi terkait formasi yang memang sesuai dengan kualifikasi pendidikannya, jadi disini terima berkas fisik, namun setelah itu akan langsung mendaftar membuka situs resmi di sscn.bkn.go.id, sedangkan pelaksanaan seleksi ada dua tempat yang mungkin akan dipusatkan antara Tarakan dan Provinsi, kita berharap anak daerah yang ingin mengunggah berkas tidak mengalami kendala dan waktu pendaftaran lebih banyak supaya pendaftaran sampai proses seleksi dapat berjalan maksimal,” pintanya. (ifa) 


Tags:

KaltaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltara.