KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB -Dinas Perhubungan Berau tetap mengawasi jalur darat meskipun arus transportasi tetap berjalan seperti biasa.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, H Abdurrahman menegaskan pembatasan di jalur mudik di Berau, baik darat maupun laut, tidak akan terlalu berpengaruh.
Menurutnya, Peraturan Menteri Perhubungan tentang pengendalian transportasi selama musim mudik lebaran dalam rangka pencegahan Penyebaran Covid-19, hanya berlaku untuk transportasi yang melakukan perjalanan keluar pulau Kalimantan.
“Kalau Bandara wajar jika kembali dihentikan sementara. Mengingat, ada penerbangan langsung dari luar pulau yaitu ke Jakarta dan sekitarnya,” ungkap Abdurrahman, Rabu (29/4/2020).
“Sedangkan untuk jalur darat, yang hanya menuju Kota Samarinda dan Kabupaten Bulungan, Kaltara, lebih baik dilakukan pengawasan seperti biasa saja,” tambahnya.
Walau tetap dibuka untuk transportasi darat, Tim Gugus Tugas Covid-19 tetap akan memeriksa para penumpang yang akan masuk ke Berau.
“Standar kesehatan yang diterapkan oleh Tim Gugus Tugas tetap diberlakukan, mengingat saat ini bisa dipastikan arus mudik keluar Berau itu pasti sepi. Karena jauh hari sudah banyak karyawan perusahaan sudah pulang dan kembali di tanggal 29 Mei 2020,” terangnya.
“Tentu saja ada kebijakan yang kita berikan ke masyarakat yang hanya pulang kampung ke Kota Samarinda dan sekitarnya. Dan penerapan pembatasan wilayah, juga dilakukan di kota lainnya seperti Balikpapan, sehingga yang ingin keluar Kaltim, pasti tidak akan bisa,” pungkas-nya. (ADV)




