Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Jalur Darat Tetap Berjalan Normal, Dishub: Pembatasan Hanya dari Luar Kalimantan

Koran Kaltim
30 April 2020
2.4K views
2 min
Tim Gugus Tugas melakukan penjagaan di wilayah perbatasan Berau. (File : Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB -Dinas Perhubungan Berau  tetap mengawasi jalur darat meskipun arus transportasi tetap berjalan seperti biasa.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, H Abdurrahman menegaskan pembatasan di jalur mudik di Berau, baik darat maupun laut, tidak akan terlalu berpengaruh.

Menurutnya, Peraturan Menteri Perhubungan tentang pengendalian transportasi selama musim mudik lebaran dalam rangka pencegahan Penyebaran Covid-19, hanya berlaku untuk transportasi yang melakukan perjalanan keluar pulau Kalimantan.

“Kalau Bandara wajar jika kembali dihentikan sementara. Mengingat, ada penerbangan langsung dari luar pulau yaitu ke Jakarta dan sekitarnya,” ungkap Abdurrahman, Rabu (29/4/2020).

“Sedangkan untuk jalur darat, yang hanya menuju Kota Samarinda dan Kabupaten Bulungan, Kaltara, lebih baik dilakukan pengawasan seperti biasa saja,” tambahnya.

Walau tetap dibuka untuk transportasi darat, Tim Gugus Tugas Covid-19 tetap akan memeriksa para penumpang yang akan masuk ke Berau.

“Standar kesehatan yang diterapkan oleh Tim Gugus Tugas tetap diberlakukan, mengingat saat ini bisa dipastikan arus mudik keluar Berau itu pasti sepi. Karena jauh hari sudah banyak karyawan perusahaan sudah pulang dan kembali di tanggal 29 Mei 2020,” terangnya.

“Tentu saja ada kebijakan yang kita berikan ke masyarakat yang hanya pulang kampung ke Kota Samarinda dan sekitarnya. Dan penerapan pembatasan wilayah, juga dilakukan di kota lainnya seperti Balikpapan, sehingga yang ingin keluar Kaltim, pasti tidak akan bisa,” pungkas-nya. (ADV)

Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.