Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Relawan Tim Medis Kutai Timur Dilanda Kelelahan

Koran Kaltim
11 Mei 2020
1.5K views
1 min
Ilustrasi tenaga medis ( Foto: Istimewa )

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Semakin bertambahnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kutim, membuat sejumlah pihak harus bekerja lebih ekstra, terutama mereka yang menjadi tim medis. Bahkan relawan tenaga medis yang menangani Covid-19 sudah mulai merasakan kelelahan. 

Kadinkes Kutim, Bahrani mengatakan khusus untuk tim kesehatan setelah dua bulan terkahir ini sudah mulai kelelahan atau capek. Para tim medis meminta beristirahat terlebih dahulu karena waktu sudah mendekati hari lebaran. “Kami masih membutuhkan tim medis karena saat ini kami kekurangan tenaga. Makanya hingga saat ini masih memperkerjakan mereka yang menjadi relawan,” kata Bahrani.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kutim sudah mencapai 31 kasus. Penularan dan penyebaran Covid-19 di Kutim sudah sangat masif dan tidak terkendali. Bukan hanya pasien-pasien yang merupakan pelaku perjalanan saja yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Namun telah terjadi penularan antara satu orang yang telah terinfeksi dengan orang lain yang sebelumnya sehat atau dikenal dengan istilah transmisi lokal.

Bahkan parahnya lagi, transmisi lokal tidak hanya terjadi pada orang-orang terdekat atau keluarga dari pelaku perjalanan, tetapi sudah menularkan kepada orang lain yang bukan termasuk kontak dekat pasien terkonfirmasi. (*)


Penulis: */Zulhamri

Editor: Aspian Nur

* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 11 Mei 2020

Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.