KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Kurang lebih 700 orang tercatat sebagai penduduk baru Kabupaten Penajam Paser Utara sejak Januari hingga Mei tahun ini. Seluruhnya merupakan pendatang dari luar daerah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Penajam Paser Utara, Suyanto mengatakan jumlah penduduk baru yang masuk lebih banyak jika dibanding warga yang meninggalkan kabupaten tersebut.
“Sejauh ini jumlah pendatang kurang lebih 700 orang, sementara yang keluar sekitar 300 orang saja,” ungkap Suyanto, Minggu kemarin (10/5/2020).
Mayoritas penduduk baru beralasan harus ikut keluarga maupun mendapatkan pekerjaan sehingga menjadi warga Benuo Taka. Sebagian besar dari pulau Jawa dan Sulawesi.
“Rata-rata usia usia produktif, kalau yang berkeluarga, palingan anaknya aja belum mengantongi KTP-el, usianya belum mencukupi ketentuan,” tuturnya.
Banyaknya penduduk luar yang masuk ke kabupaten ini terjadi semenjak Penajam Paser Utara dipilih sebagai Ibu Kota Negara (IKN) untuk menggantikan Jakarta.
“Berbondong-bondongnya warga itu mungkin juga efek keputusan yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo,” tandasnya. (*)
Penulis: */Erwin
Editor: Hendra
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 11 Mei 2020




