Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Syarat Ini Terpenuhi, Bupati Berau Persilahkan Kampung Gelar Salat Idulfitri

Koran Kaltim
15 Mei 2020
562 views
2 min
Bupati Berau, H Muharram

KORANKALTIM. COM, TANJUNG REDEB - Bupati Berau H Muharram memberikan kelonggaran bagi kampung untuk melaksanakan ibadah salat Idulfitri dengan sejumlah catatan.

Kelonggaran ini berlaku bagi kampung yang yang berstatus zona hijau, belum ada kasus Covid-19 atau tidak ada penduduknya yang mengikuti ijtima ulama zona asia di Gowa atau klaster Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Dengan catatan, dalam pelaksanaan salat Idulfitrinya, wajib tetap menggunakan masker, jaga jarak, terapkan social disancing,” kata H Muharram.

Selain itu, kata H Muharram, pemuka agama di kampung yang melaksanakan salat Idul Fitri agar ceramah agama dan doa yang dibacakan tidak terlalu panjang sehingga pelaksanaannya tidak lama.

“Tidak kalah pentingnya, dalam pelaksanaan salatnya jangan terlalu panjang ceramah dan doa yang dibacakan. Sehingga, waktu berkumpulnya tidak lama,” tegasnya.

Kebijakan ini, kata dia, hanya untuk kampung yang tidak ada kasus Covid-19 atau tidak ada penduduk dari klaster Gowa. Sedangkan daerah lain belum bisa dipastikan apakah boleh atau tidak menggelar salat Idul Fitri.

Menurut H Muharram, penambahan kasus Covid-19 ini belum bisa dipastikan, apakah bertambah atau tidak. Sehingga untuk daerah lain masih menunggu situasi perkembangan Covid-19.

“Jika saya katakan boleh, akan tetapi kasus semakin banyak maka pasti akan menjadi polemik lagi nantinya. Jadi baiknya, menunggu hari H nanti, apa perkembangan kasus di Berau,”tegasnya, Kamis (14/5/2020).

Sesuai himbauan dari pusat, kata dia, sudah jelas terkait tata cara salat idulfitri tersebut. Daerah tinggal menyesuaikan saja dalam pelaksanaanya nanti. (*)


Penulis: Indra

Editor: M. Huldi



Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.