Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Pria Ini Gauli Anak Tiri Selama Setahun, Terungkap dari Obrolan Pesan Singkat Pelaku dan Korban

Koran Kaltim
6 Juni 2020
866 views
1 min
Ilustrasi ( Foto: Liputan6)

KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Nafsu birahi yang tidak terkendali, RS (36) menggauli anak tirinya.  Korban baru belasan tahun jadi pelampiasan syahwatnya sekitar setahun belakangan ini di Kecamatan Muara Wahau.

Terkuaknya kasus pencabulan perbuatan bejat itu setelah ibu korban diberitahu kerabatnya yang menunjukkan bukti obrolan lewat pesan singkat (SMS) dari korban bersama ayah tirinya.

Kapolsek Muara Wahau AKP M Yusuf mengatakan pihaknya telah mendapat laporan. Kasusnya tengah diproses.

“Sementara ini kami tahap pengembangan kasus. Kini telah ditangani oleh tim penyidik," beber Yusuf, Jumat (5/6/2020).

Dikatakan, ayah tiri korban yang terduga melakukan pencabulan telah diamankan terlebih dahulu. Selain itu, korban juga sudah diperiksa dan dilakukan visum di Puskesmas setempat.

Yusuf menjelaskan, dari laporan ibu korban,  sempat melihat sang suami tidur sekamar dengan anaknya. Dari situlah mulai menaruh kecurigaan terhadap suaminya. 

"Ibu korban semakin yakin setelah melihat bukti komunikasi SMS antara keduanya," ungkapnya.

"Korban juga mengakui dirinya sudah digauli berkali-kali dalam kurun waktu setahun belakangan ini," sambung Yusuf.

Proses penyidikan terhadap keduanya turut disaksikan pihak keluarga. "Tentu kami terus proses secara hukum. Tersangka masih dalam penyidikan,” pungkasnya.


Penulis: Zulhamri

Editor: M.Huldi


Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.