KORANKALTIM.COM. SAMARINDA - Seperti menjawab keluhan masyarakat terhadap rusaknya ruas Jalan Sebatik yang ada di Kota Samarinda, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi, segera menginstruksikan jajarannya, melakukan perbaikan.
Seperti diketahui, ruas jalan yang berada di tengah kota Samarinda itu memang berlubang. Selain itu, karena lokasinya berada di jalur penting maka terlihat sekali dan mengganggu pengguna jalan. “Saya mendapat laporan, kalau jalannya sudah diperbaiki,” ujar Hadi Ahad (7/6/2020) kemarin.
Sebelumnya media ini menulis laporan kerusakan jalan tersebut. Rupanya, hal ini sampai juga ke telinga orang nomor dua di Benua Etam tersebut. “Itu dikerjakan oleh UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) II PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Hanya menutup lubang saja. Malam langsung dikerjakan,” ungkap Hadi.
Laporan diterimanya, lanjut Hadi ruas jalan tersebut bukanlah jalur yang masuk dalam jalan provinsi. Namun, tim UPTD II PUPR Kaltim tetap segera melakukan perbaikan. “Hanya menutup lubang saja,” pungkas Hadi.
Dicek ke lapangan kemarin, jalan tersebut sudah langsung diperbaiki dengan cara disemen. Semen yang nampak belum kering, mengindikasikan pengerjaan jalan tersebut belum lama dilakukan. Saat Koran Kaltim mencoba mewawancarai warga sekitar, benar saja. Menurut pengakuan salah seorang warga bernama Dea Sabtu (6/6/2020) malam belum terlihat ada aktivitas perbaikan jalan. “Saya sih enggak nginap di (toko) sini. Tapi sampai tadi malam belum ada perbaikan. Mungkin tengah malam tadi,” sebut Dea.
Diakuinya, akibat penutupan lubang jalan tersebut, Jalan Pulau Sebatik kembali mengalami kemacetan. Pasalnya ruas jalan terpaksa ditutup sebagian, dan hanya menyisakan setengah ruas jalan yang bisa digunakan pengguna jalan. Namun menurut Dea, pemandangan tersebut bukan hal baru bagi masyarakat yang melintas di lokasi tersebut. Pasalnya nyaris setiap hari, apalagi pada jam-jam sibuk, jalanan itu memang mengalami kemacetan. “Biasanya juga macet sih. Jadi belum dicor begini juga sudah macet,” imbuhnya. (*)
Penulis: */Permata S Rahayu//Rusdi
Editor: Aspian Nur
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 08 Juni 2020




