Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Bontang Sudah Habiskan Rp26 Miliar untuk Berantas Covid-19

Koran Kaltim
19 Juni 2020
1.3K views
2 min
Penjagaan di gerbang masuk Bontang demi mengantisipasi penyebaran Covid-19

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Upaya percepatan penanganan Covid-19, telah menghabiskan Rp26 miliar dana yang bersumber dari dana tak terduga.  Dari catatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang, anggaran yang telah direalisasikan yakni, Dinas Kesehatan Rp1.774.530.951, RSUD Rp8.898.659.439, dan Dinas Sosial Rp9.949.758.500, sementara untuk realisasi anggaran dari tiga kecamatan di Bontang sebesar Rp8.167.900.000. 

Untuk BPDB yang telah terealisasi Rp81.327.300 dan Dinas Perhubungan sebanyak Rp577.779.950.

Kepala BPKAD Kota Bontang Amiluddin mengatakan laporan realisasi anggaran covid yang diterima BPKAD dari setiap OPD itu sejak per 30 Mei 2020 lalu. Sebelumnya Pemkot Bontang telah menyiapkan anggaran BTT untuk penanganan covid-19 sebesar Rp149 miliar. 

“Yang terealisasi itu untuk biaya seperti BLT, pembayaran PDAM gratis, pengadaan APD dan penanganan pasien yang terkonfirmasi positif serta kegiatan lainya,” kata Amiluddin, Kamis, (18/6/2020) kemarin. 

Dalam anggaran perubahan yang akan di bahas mendatang, Amiluddin menjelaskan, setelah status KLB Bontang dicabut, sisa anggaran BTT untuk penanganan covid itu akan dikembalikan ke kas daerah, untuk pembelanjaan di program sebelumnya yang sempat tertunda.  “Covid ini belum jelas kapan berakhirnya tapi kalau nanti ada sisanya dikembalikan keperuntukanya sesuai yang diusulkan dari perangkat-perangkat daerah,” sebut Amiluddin. (*)


Penulis: */ Romi Ali Darmawan

Editor: Aspian Nur

* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 19 Juni 2020 

Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.