Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Warga Pendatang di Balikpapan Mulai Meningkat, Awal Juni di Angka 329 Jiwa

Koran Kaltim
19 Juni 2020
1.0K views
2 min
Pelayanan Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Balikpapan menerapkan protokol kesehatan dan mengedepankan sistem daring atau online. ( Foto: Hendra/korankaltimcom)

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Angka kedatangan penduduk luar daerah mulai  menunjukkan angka peningkatan di kota Balikpapan. Setelah pada Maret 2020 lalu turun drastis karena adanya pembatasan akibat pademi Covid-19.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi mengatakan jumlah pendatang antara 1.000 sampai 1.200 jiwa per bulan pada masa normal.

“Maret lalu saja, cuma 48 jiwa yang datang ke Balikpapan,” kata Hasbullah Helmi, Kamis (18/6).

Peningkatan warga pendatang mulai terlihat pada April hingga Mei 2020. Bahkan ter­tinggi pada Juni 2020. Tepatnya mulai 10 hari kerja yang sudah mencapai 329 jiwa. Mayoritas pendatang dari pulau Jawa dan Sulawesi.

“Kalau April ada 326 jiwa, sedangkan jumlah pendatang pada bulan Mei turun jadi 279 jiwa. Tapi itu hitungannya 1 bulan, bukan 10 hari kerja,” jelasnya.

Diprediksi angka pendatang pada Juni ini bisa mencapai 500 hingga 600 jiwa. Mengingat kembali beroperasinya penerbangan pesawat komersil di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan pelayaran kapal laut di Pelabuhan Semayang.

“Angka 500 sampai 600 jiwa itu sudah terpotong setengah persen, karena biasanya warga pendatang yang masuk itu antara 1.000 hingga 1.200 jiwa per bulan,” tukasnya.

Begitu pula dengan jumlah pindah tempat tinggal. Angkanya cukup berbanding lurus dengan jumlah kedatangan. Turun drastis pada Maret kemudian mulai merangkak naik hingga Juni 2020 ini.

Rinciannya 69 layanan pada Maret 2020. Meningkat hingga 552 layanan pada April 2020 kemudian sedikit menurun menjadi 504 layanan pada Mei 2020. Namun pada 10 hari kerja Juni 2020, pindah tempat tinggal tembus 633 layanan. 


Penulis: */Hendra

Editor: Desman Minang

Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.