Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kaltimtara

Permintaan Naik, Disdagkop Kubar Rekomendasikan Pasokan Elpiji Subsidi Ditambah

Koran Kaltim
9 Juli 2020
211 views
2 min
Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kubar, Ambrosius

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Melemahnya perekonomian sebagai dampak dari pandemi Covid-19, membuat sebagian masyarakat yang menggunakan tabung gas non subsidi kini cukup kesulitan. 

Kebanyakan dari mereka kini terpaksa beralih menggunakan tabung gas bersubsidi.

Oleh karena itu, pasokan tabung gas bersubsidi yang selama ini dianggap cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Kutai Barat (Kubar), kini dirasa perlu untuk ditambah.

“Karena kesulitan ekonomi, banyak permintaan dari masyarakat yang beralih ke tabung gas bersubsidi (3 Kg). Salah satu agen yang ada di Kubar ini pun menyampaikan permohonan untuk bisa mendapatkan penambahan kuota tabung gas. Agar kebutuhan masyarakat ini bisa terpenuhi khususnya selama pandemi,” kata Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kubar, Ambrosius, Selasa (7/7).

Dikatakannya, permohonan tersebut disampaikan oleh salah satu agen distribusi tabung gas, Mutiara Abadi. Jumlah pasokan tabung gas bersubsidi yang diterima salah satu agen ini dalam satu bulannya mencapai 45 ribu buah agar bisa ditingkatkan menjadi 70 ribu. Sebab, permintaan masyarakat akan tabung melon ini cukup naik drastis.

“Memang selama ini dari segi harga dan jumlah masih tercukupi dan aman. Tetapi kita tidak bisa memastikan kemungkinan yang terjadi ke depannya. Apalagi masa pandemi ini masih terus berlangsung. Dan cukup berdampak terhadap perekonomian di masyarakat,” tambahnya.

Lanjut Ambrosius, permohonan yang disampaikan oleh salah satu agen distribusi tabung gas ini menjadi perhatian dan dipertimbangkan oleh Disdagkop Kubar. 

“Kita (Disdagkop Kubar, Red.) hanya bisa merekomendasikan. Selebihnya adalah keputusan dari Pertamina sendiri. Permohonan penambahan jumlah kuota tabung gas ini didasarkan dengan situasi yang terjadi sekarang,” tandasnya. 


Penulis: */Handayan

Editor: M. Huldi

* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 09 Juli 2020 

Tags:

KaltimtaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kaltimtara.