Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Komunitas

Ngaku Belajar dari Internet, Residivis di Samarinda Produksi Pil Narkotika Bermotif Iron Man

Koran Kaltim
19 Januari 2026
0 views
2 min
Kapolsek Samarinda Sebrang saat memegang barang Bukti narkotika jenis teblet dan bahan baku pembuatan nya (Adnan Abdul/korankaltim)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Seorang residivis narkotika kembali diamankan polisi setelah diduga memproduksi dan mengedarkan pil narkotika jenis tablet di wilayah Samarinda Seberang.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di kawasan Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid.

Informasi tersebut pun langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian dengan melakukan penyelidikan di lapangan. Dari hasil pemantauan, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial RN yang diduga berperan sebagai kurir.

“Dari penangkapan terhadap RN, kami menemukan dua butir pil narkotika golongan I bermotif Iron Man warna pink serta satu unit handphone,” ujar Kapolsek Samarinda Seberang AKP A. Baihaki saat press release, Senin (19/1/2026).

Dari keterangan RN, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan RR di sebuah rumah kos di Jalan Lambung Makurat Gang 5. Di lokasi tersebut, petugas menemukan 10 butir pil narkotika dengan berbagai motif dengan berat total 8,64 gram, bubuk warna pink siap cetak, pewarna, serta satu set alat cetak pil.

RR mengakui memproduksi pil tersebut sendiri dengan mencampur obat analgesik dan sabu, lalu dipanaskan dan dipres menggunakan alat cetak yang dibeli secara daring. Ia juga mengaku belajar dari internet. RR diketahui merupakan residivis narkotika yang baru bebas dari Lapas Bayur pada Juli 2025.

Atas perbuatannya, RR dijerat pasal produksi narkotika golongan I dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup, sementara RN terancam pidana penjara hingga 12 tahun.

“Kami mengimbau masyarakat terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian,” tutupnya.

Editor: Erwin

Tags:

KomunitasBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Komunitas.