Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Komunitas

Syarifatul Tegaskan Komitmen Kawal Pendidikan dan Kesehatan Perempuan di Kaltim

Adi Putra
29 Januari 2026
0 views
2 min
Ilustrasi perempuan yang baru menyelesaikan studi sarjana.(Istimewa)

Penulis: Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi perempuan di Benua Etam. 

Menurutnya, kedua sektor tersebut menjadi fondasi utama dalam mendorong pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

Pendidikan dan kesehatan merupakan dua aspek krusial yang tidak dapat dipisahkan. 

Keduanya harus berjalan seiring agar perempuan di Kaltim memiliki kapasitas dan daya saing yang lebih baik, baik di ranah sosial maupun ekonomi.

“Pendidikan dan kesehatan itu saling berkaitan. Jika salah satunya tertinggal, maka upaya pemberdayaan perempuan tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Ia juga menyoroti masih tingginya angka anak putus sekolah di sejumlah wilayah Kaltim, terutama di daerah pedalaman dan terpencil. 

Kondisi tersebut dinilainya sebagai persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Masih ada anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi maupun sulitnya akses pendidikan. Padahal, pendidikan adalah hak dasar setiap anak,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, Syarifatul berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kualitas serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kaltim.

Politisi Golkar itu mendorong pemerintah daerah agar lebih serius dalam mengalokasikan anggaran pendidikan, terutama bagi daerah-daerah yang selama ini masih tertinggal.

“Kami akan terus mendorong kebijakan dan anggaran yang berpihak pada pendidikan, khususnya untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses. Tidak boleh ada anak di Kaltim yang kehilangan masa depan karena keterbatasan fasilitas,” pungkasnya.


Editor Aspian Nur

Tags:

KomunitasBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Komunitas.