Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Komunitas

Jaringan Mulai Membaik, Kominfo Mahulu Sebut WFA Masih Aman untuk Instansi Pemerintah ‎

Adi Putra
26 Maret 2026
0 views
2 min
‎Ilustrasi WFA. (Istimewa).

‎Penulis: Julika Hengin

‎KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Penerapan Work From Anywhere (WFA) yang dianjurkan pemerintah pusat dinilai masih dapat berjalan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), meskipun kualitas jaringan internet di sejumlah wilayah belum merata.

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mahulu Markus Wan mengatakan, secara umum kondisi jaringan di Mahulu masih seperti sebelumnya, namun mulai menunjukkan perbaikan seiring bertambahnya infrastruktur telekomunikasi.

‎“Kalau untuk jaringan masih seperti kemarin, tapi dengan bertambahnya tower, kondisi sudah mulai terurai. Di beberapa titik seperti Simpang Sikaq dan Simpang Budaya sudah cukup bagus,” ujar Markus saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2206).

‎ Pada tahun 2025 lalu telah dibangun lima tower telekomunikasi di wilayah Mahulu. Tahun ini, pembangunan kembali dilanjutkan di Kampung Batu Majang yang saat ini sudah pada tahap pembebasan lahan. 

‎Selain itu, Kominfo juga telah mengusulkan penambahan tower di wilayah Kampung Naha Aru hingga Lirung Ubing Kecamatan Long Pahangai untuk menjangkau beberapa kampung yang masih blank spot.

‎“Harapan kami tentu jaringan terus bertambah dan bisa menjangkau wilayah-wilayah yang belum terlayani,” ucap Markus lagi.

‎‎Terkait penerapan WFA, Markus menilai untuk instansi pemerintah masih tergolong aman, terutama karena didukung jaringan internet berbasis satelit seperti Starlink dengan kapasitas sekitar 300 Mbps.

‎‎“Untuk instansi pemerintah saya rasa aman, karena kita menggunakan Starlink yang cukup membantu,” jelasnya.

‎Namun  diakuinya kualitas jaringan satelit masih dipengaruhi kondisi cuaca.

‎“Kalau cuaca cerah bagus, tapi kalau hujan atau malam hari biasanya agak lambat. Memang paling ideal itu fiber optik,” tambahnya.

‎‎Saat ini, jaringan fiber optik baru menjangkau wilayah Ujoh Bilang, sementara kecamatan di hulu seperti Long Pahangai dan Long Apari masih belum terlayani. 

‎‎Pemerintah daerah pun terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui program Bakti Kominfo agar pembangunan jaringan dapat dilanjutkan hingga wilayah tersebut.

‎Di sisi lain, Kominfo Mahulu juga terus melakukan audiensi dengan pihak penyedia layanan seperti Telkomsel untuk mendorong peningkatan kualitas jaringan di daerah perbatasan.

‎Markus berharap perhatian pemerintah provinsi dan pusat terhadap pembangunan di Mahulu semakin meningkat, termasuk infrastruktur jalan dan jembatan yang dinilai menjadi kunci menekan biaya distribusi barang.

‎‎“Kalau jalan sudah tersambung dengan baik, distribusi sembako juga akan lebih mudah dan murah. Ini yang terus kita dorong,” pungkas Markus.


Editor: Aspian Nur 

Tags:

KomunitasBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Komunitas.