Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kutai Kartanegara

Bupati Kukar Kukuhkan Pengurus FKUB Periode 2026–2031, Perkuat Moderasi Beragama di Daerah Penyangga IKN

Koran Kaltim
26 Juli 2026
0 views
2 min
Pengukuhan Pengurus FKUB Kukar. (Foto:  Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mengukuhkan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2026–2031 di Pendopo Bupati Kukar, Sabtu (25/7/2026) malam. 

Pengukuhan dilakukan langsung Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kerukunan dan moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Pengukuhan ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama lintas agama, organisasi kemasyarakatan, jajaran Badan Kesbangpol, serta para pemangku kepentingan lainnya sebagai wujud sinergi menjaga kondusivitas daerah menuju Kukar yang damai, religius, dan harmonis.

Pengukuhan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 188/SK-BUP/HK/2026 tentang Pembentukan Pengurus FKUB Kabupaten Kutai Kartanegara Periode 2026–2031.

Dalam kepengurusan yang baru, Harunu Rasyid, dipercaya sebagai Ketua FKUB. Ia didampingi Muhammad Matrosit dari Nahdlatul Ulama dan Yamin Hadi Firmadi dari Muhammadiyah sebagai Wakil Ketua. Jabatan Sekretaris diemban Pdt. Mikha Agus Widiyanto, sedangkan Bendahara dipercayakan kepada Mariatul Kiptiyah, bersama jajaran anggota yang berasal dari berbagai organisasi dan lembaga keagamaan.

Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan, pengukuhan FKUB bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan langkah strategis memperkuat harmoni sosial di Kutai Kartanegara yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat.

“Kerukunan tidak boleh hanya menjadi slogan. Kerukunan harus diwujudkan melalui dialog, saling menghormati, dan semangat persaudaraan. Terlebih Kutai Kartanegara memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara,” katanya.

Menurut Bupati, FKUB diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat moderasi beragama, menjaga keharmonisan masyarakat, serta menjadi ruang dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana melalui musyawarah.

Sementara itu, Ketua FKUB Kukar periode 2026–2031, Harunu Rasyid, menyampaikan bahwa FKUB akan terus menjadi rumah besar seluruh umat beragama di Kutai Kartanegara.

Ia mengungkapkan, selama periode kepengurusan sebelumnya, FKUB telah menerbitkan sekitar 60 rekomendasi pendirian rumah ibadah, terdiri atas 40 gereja, 19 masjid, dan satu vihara. Capaian tersebut menjadi bukti komunikasi lintas agama di Kukar berjalan dengan baik.

“FKUB hadir sebagai ruang dialog dan musyawarah. Kami ingin seluruh pengurus menjadi penyejuk bagi masyarakat serta terus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” ungkap Harunu.

Harunu juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar yang dinilai konsisten membangun kehidupan beragama yang harmonis melalui semangat Betulungan Etam. 

Ia berharap pemerintah terus memberikan dukungan, termasuk melalui pengalokasian hibah bagi FKUB agar program-program pembinaan kerukunan dapat berjalan optimal. 

“Dukungan Pemkab kepada FKUB sangat luar biasa, terima kasih dan semoga bisa terus bersinergi menciptakan kerukunan umat beragama di tanah Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Editor: Erwin 

Tags:

Kutai KartanegaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kutai Kartanegara.