Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kutai Kartanegara

Fiskal Daerah Tertekan, DPRD Kukar Minta Anggaran Prioritaskan Kebutuhan Warga

Koran Kaltim
27 Juli 2026
0 views
2 min
Ilustrasi. (Foto: Dok.Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)

Penulis: Muhammad Anshor

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai belum stabil akibat ketergantungan tinggi pada Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas). 

Kondisi ini membuat fiskal daerah rentan terhadap fluktuasi penerimaa hun dari pemerintah pusat dan berpotensi mengganggu kesinambungan pembangunan.

Anggota DPRD Kukar, Fatlon Nisa, menegaskan komitmennya untuk mengawal kebutuhan masyarakat di tengah tekanan fiskal daerah, khususnya pada sektor-sektor prioritas.

“Kami punya tanggung jawab untuk mengawal dan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat di sektor pertanian, peternakan maupun infrastruktur, semua kebutuhan mendesak yang harus diperhatikan,” kata Fatlon Nisa, Senin (27/7/2026).

Ia menilai sektor pertanian dan peternakan merupakan sektor strategis yang menopang ketahanan pangan sekaligus perekonomian masyarakat desa.

Dalam kondisi fiskal yang tidak stabil, Fatlon Nisa menyatakan akan tetap mengawal usulan masyarakat, mulai dari pembangunan irigasi, embung, jalan usaha tani, hingga penyaluran bantuan alat dan alsintan serta dukungan bagi peternak lokal agar menjadi prioritas pemerintah daerah.

Di sisi lain, ia mendesak pemerintah daerah segera melakukan pembenahan infrastruktur dasar, seperti jalan rusak, sistem drainase yang buruk, serta fasilitas publik yang belum memadai. 

Menurutnya, persoalan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di tingkat bawah.

Ia juga mengingatkan kondisi keuangan daerah tidak boleh menjadi alasan untuk menunda pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pentingnya penentuan prioritas anggaran yang tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan publik.

“Kita ingin anggaran yang ada ini digunakan tepat sasaran menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan itu wajib menjadi prioritas supaya manfaat pembangunan tetap dirasakan,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Tags:

Kutai KartanegaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kutai Kartanegara.