Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kutai Kartanegara

ASN Dekat Keluarga Jadi Solusi, BKPSDM Kukar Khawatir Penumpukan Pegawai

Koran Kaltim
28 Juli 2026
0 views
2 min
Ilustrasi. (Foto: Dok.Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Jarak penempatan kerja yang jauh dari domisili menjadi persoalan serius bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kondisi ini dinilai berdampak pada keselamatan perjalanan serta beban ekonomi para pegawai.

Di tengah situasi tersebut, kebijakan uji coba dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui program ASN Dekat Keluarga mulai dipandang sebagai solusi untuk mendekatkan lokasi kerja pegawai dengan tempat tinggalnya.

Bagi sebagian pegawai, kebijakan ini tidak hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan efisiensi biaya hidup dan risiko perjalanan harian menuju lokasi kerja yang relatif jauh.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Arianto, mengakui program dari BKN tersebut memberikan dampak positif, khususnya dalam menekan pengeluaran pegawai, namun menghadapi tantangan dalam implementasinya, terutama terkait penataan formasi dan kebutuhan organisasi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“ASN yang bekerja dekat domisili dapat menghemat biaya. Tapi kami juga mengantisipasi terjadinya penumpukan pegawai di OPD tertentu,” ucap Arianto, Selasa (28/7/2026).

Ia mengingatkan, mutasi massal berbasis domisili ini tidak boleh menabrak regulasi kepegawaian yang ada. Selain batasan aturan, faktor kompetensi dan pemenuhan kebutuhan pelayanan publik di wilayah pelosok Kukar tetap menjadi ganjalan utama yang mengancam efektivitas pemerintah daerah.

“Kita tidak ingin kebijakan ini memicu kelumpuhan pelayanan di OPD tertentu akibat kosongnya tenaga ahli yang memilih pindah mendekati keluarga,” tutupnya.

Editor: Erwin

Tags:

Kutai KartanegaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kutai Kartanegara.