Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kutai Kartanegara

Diduga Akibat Bakar Sampah, Dua Hektare Lahan Terbakar di Tenggarong Seberang

Adi Putra
4 Agustus 2026
0 views
2 min
Petugas BPBD Kukar saat melakukan pemadaman api yang membakar hutan di kawasan Kecamatan Tenggarong Seberang. (Dok. BPBD Kukar)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar dua hektare terjadi di Desa Loa Lepu, tepatnya di belakang RSUD A.M. Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (3/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah oleh warga saat kondisi angin kencang, sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Kebakaran lahan gambut yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita sempat memicu kepanikan warga. Laporan kejadian diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar melalui sambungan telepon dan WhatsApp pada pukul 17.20 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kukar langsung menuju lokasi. Namun, proses penanganan sempat terkendala akses jalan menuju titik api yang sulit dilalui.

“Tim sempat terkendala akses. Namun, setelah menemukan jalur alternatif, personel langsung merangsek mendekati titik api untuk melakukan isolasi dan pemadaman secara agresif,” ujar Korlap BPBD Kukar, Novan Fachrozie, Selasa (4/8/2026).

Perjuangan untuk memadamkan kobaran api ini berlangsung selama hampir tiga jam. “Kami juga mengandalkan pasokan air dari danau sekitar, puluhan personel gabungan dari BPBD Kukar dibantu oleh barisan relawan, termasuk Balakarcana Awang Long, Balakarcana Sangaji, Balakarcana Kramajaya Mangkurawang, dan Relawan Gubang Karet, bahu-membahu menjinakkan amukan api,” ungkapnya.

Dua unit mobil tangki Dalkarhutla KaJama dan dua unit mobil Hilux Komando dikerahkan ke lokasi kebakaran. Setelah melawan asap pekat dan bara api, seluruh titik api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 20.30 Wita.

“Kondisi area saat ini dipastikan sudah aman dan padam sepenuhnya,” sebutnya.

BPBD Kukar  mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran apa pun di tengah cuaca ekstrem demi mencegah bencana yang lebih besar.

Editor: Erwin

Tags:

Kutai KartanegaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Kutai Kartanegara.