Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Kutai Kartanegara

Waspada Penipuan, Donasi Palsu Mengatasnamakan Warga RT 35 Loa Ipuh Tenggarong Beredar di Facebook 

Koran Kaltim
12 Agustus 2026
0 views
2 min
Foto yang digunakan terduga pelaku untuk melakukan penipuan online di Facebook, donasi palsu. (Foto: Dok.Pengurus RT35 Gunung Belah)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Masyarakat Kutai Kartanegara diminta waspada. Pasalnya beredar penggalangan dana bermodus penipuan mengatas namakan RT 35 Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong yang beredar di media sosial Facebook.

Ketua RT 35 Gunung Belah Ahmad Maulana, mengatakan, postingan tersebut berisi permohonan bantuan dana yang mencantumkan nomor rekening dan nomor WhatsApp tertentu.

Narasi yang beredar di media sosial menyebutkan penggalangan dana ditujukan untuk almarhumah Sumianti.

"Narasi yang dibangun seolah-olah korban berdomisili di Jalan Gunung Belah Nomor 41, RT 35, Kelurahan Loa Ipuh, kami sudah cek dan pastikan tak ada warga yang disebutkan di dalam medsos itu," jelas Mualana, Rabu (12/8/2026).

Setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan langsung di lapangan Maulana menegaskan postingan tersebut sepenuhnya hoaks. Tidak ada permohonan donasi resmi yang dikeluarkan oleh pengurus RT 35 untuk nama tersebut. Informasi ini merupakan upaya penggalangan dana ilegal yang memanfaatkan rasa iba masyarakat.

 Masyarakat diminta untuk segera melakukan tindakan pencegahan awal, jangan mengirimkan uang ke rekening yang tertera di postingan tersebut dan meneruskan (share) unggahan hoaks ke grup media sosial atau WhatsApp maupun lainnya.

"Hubungi Ketua RT 35 atau pihak keluarga langsung untuk memverifikasi jika menerima informasi serupa. Kami ingatkan setiap informasi musibah atau bantuan resmi warga akan selalu disampaikan melalui jalur pengurus yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk saling menjaga keamanan lingkungan disekitar maupun Sosmed agar tidak menjadi korban modus penipuan baru oleh terduga pelaku.

"Untuk warga Tenggarong khususnya di RT35 Gunung Belah harap berhati-hati dan jeli dalam melihat informasi, kejadian ini sangat merugikan para korbannya," sebutnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tenggarong, Iptu Makmur Jaya mengungkapkan, gelombang penipuan online berbasis digital semakin membabi buta.

Modus terbaru yang sedang marak yakni pelaku menyamar sebagai petugas pajak, lalu menjebak korban untuk melakukan fitur share screen atau berbagi layar ponsel. Begitu layar terbagi, seluruh data perbankan korban langsung dikuasai, di hack, uang puluhan hingga ratusan juta rupiah di dalam rekening amblas dalam hitungan detik.

"Kami sudah dapat puluhan laporan terkait kasus penipuan online, terakhir pada Jumat (8/8/2026) pekan lalu, korban warga Tenggarong rugi hingga Rp30 Juta," ungkapnya.

Masyarakat dihimbau untuk tidak panik dan yang mengalami atau melihat tindak serupa untuk segera melapor ke Bhabinkamtibmas, datang langsung ke kantor polisi terdekat, atau menghubungi layanan darurat kepolisian di nomor 110 agar laporan dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Editor: Aspian Nur

Tags:

Kutai KartanegaraBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Kutai Kartanegara.