Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Kartun Anak dengan Muatan LGBT Muncul di Youtube, KemenPPPA Segera Bersurat

Koran Kaltim
23 Agustus 2023
1.4K views
2 min
Ilustrasi /Net

KORANKALTIM.COM - Konten tidak layak dengan muatan berbau Lesbian Gay Biseksual dan Transgender atau LBGT muncul di film kartun anak. Menanggapi hal ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengungkapkan akan melayangkan surat pada platform penanyangan video yakni YouTube.

"Sudah menyampaikan ke YouTube ya, memang belum secara tertulis, baru menyampaikan secara WA (pesan WhatsApp). Nah ini nanti kita akan buat surat untuk YouTube ya untuk (mengingatkan adanya) tayangan-tayangan ini," kata Plt Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA Rini Handayani dilansir dari ANTARA, Selasa (22/8/2023).

Rini mengatakan, selama ini YouTube sudah bekerja sama dengan baik dalam menangani konten-konten yang memang masuk kategori tidak layak anak. Rini mengungkap, konten tidak layak anak memang harus direspons cepat karena membahayakan generasi bangsa.

"Nah ini memang kita harus cepat respons terhadap hal yang membahayakan anak," kata Rini.

Perlu diketahui, terdapat tayangan video kartun anak di YouTube Kids yang memperlihatkan seorang anak dengan dua ayah. Hal ini dikonotasikan sebagai konteks pasangan LGBT.

Tayangan itu diproduksi Moonbug yang juga menghasilkan konten-konten anak seperti Blippi serta yang populer adalah Cocomelon. Sayangnya, tayangan dengan muatan LGBT ini viral di media sosial dan dikomentari banyak pihak.

 Mayoritas merasa berkeberatan dengan tayangan video kartun anak dengan muatan tersebut. Warganet menganggap konten ini bermuatan propaganda LGBT. Tayangan ini masih muncul di laman YouTube kids meski komentar sudah dinonaktifkan.


Editor: Maruly Zainuddin

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.