Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Terbanyak Berasal dari Sulawesi Selatan, Malaysia Deportasi 292 PMI Lewat Pelabuhan Tunon Taka Nunukan

Koran Kaltim
24 Februari 2024
424 views
2 min
WNI yang dideportasi dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. (korankaltara)

KORANKALTIM.COM, NUNUKAN - Pemerintah Malaysia kembali melakukan deportasi terhadap ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bermasalah melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara tengah pekan tadi.

Total deportan yang dipulangkan setelah selesai menjalani masa hukumannya di Malaysia itu berjumlah sekitar 292 orang, terdiri dari laki-laki dewasa 183 orang, perempuan dewasa 88 orang, anak laki-laki 7 orang dan anak perempuan 14 orang.

Kepala BP2MI Kaltara Kombes Pol Fj Ginting mengatakan deportasi PMI ini difasilitasi KJRI Kota Kinabalu yang berdasarkan surat Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu Nomor : 00194 IPK/02/2024/10/04, deportasi dilakukan terhadap 292 orang Warga Negara Indonesia (WNI).

“Saat ini, mereka kami tempatkan di rusunawa untuk pemeriksaan. Setelah itu rampung pemulangan PMI ke daerah asal menggunakan transportasi laut dan disesuaikan kondisi wilayah asalnya,” kata Ginting melansir dari Korankaltara.com Sabtu (24/2/2024) pagi ini.

Dijelaskan, 292 PMI ini telah menjalani masa hukuman di sejumlah DTI di Kota Kinabalu. Seperti, DTI Menggatal, Kota Kinabalu, DTI Sibuga, Sandakan, DTI Kimanis, Papar, dan DTI Tawau. Kemudian, jalur deportasi melalui Pelabuhan Ferry Tawau menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

“Jadi, mereka dari lima Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Kota Kinabalu, Sabah- Malaysia. Setelah selesai hukumannya di masing-masing DTI, pemulangan sesuai dengan penyampaian surat resmi dari Jabatan Imigrasion Sabah, Malaysia (JIM),” ucapnya.

Ginting juga menegaskan dari ratusan PMI tersebut, daerah paling banyak berasal dari Sulawesi Selatan yakni ada 140 orang. Kemudian, Nusa Tenggara Timur sebanyak 71 orang, Kalimantan Utara sebanyak 47 orang.

Selanjutnya, Jawa Timur sebanyak 8 orang, Sulawesi Tenggara sebanyak 7 orang, Sulawesi Tengah 4 orang, Sulawesi Barat 3 orang, Sulawesi Utara 3 orang, Kalimantan Timur dan Jawa Barat masing-masing 2 orang dan Jambi 1 orang.

“Umumnya pelanggaran karena keimigrasian. Seperti, over stay, masuk secara  ilegal. Selain itu juga karena tindakan kriminal seperti penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” pungkas Ginting.


Editor: Aspian Nur

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.