Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, MEDAN – Kerja keras tak membohongi hasil, kalimat itu layak dialamatkan kepada tim futsal Kalimantan Timur yang baru saja berhasil membawa pulang medali emas dari PON XXI/2024 di Medan, Sumatera Utara.
Secara mengejutkan melewati perpanjangan waktu, tim futsal Benua Etam mengalahkan calon juara Jawa Timur 2-1 pada pertandingan di GOR Disporasu, Medan Minggu (8/9/2024) malam tadi yang diwarnai bocornya atap gedung dan membasahi lapangan sehingga laga harus terhenti satu jam.
Kapten tim futsal Kaltim Muhammad Afrizal menyebut persiapan mereka sebelum berlaga di PON XXI cukup lama, satu tahun enam bulan.
“Setelah lolos dari BK (babak kualifikasi) November 2022, kami langsung persiapan sampai final sekarang ini. Kami kerja keras dan inilah hasilnya,” ujar Afrizal.
Sementara Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim Adnan Faridhan didampingi manajer tim Arya Bulang mengaku bersyukur atas hasil yang mereka dapatkan dan berhasil mengukir sejarah.
“Alhamdulillah kami ucapkan rasa Syukur akhirnya kami bisa mengukir sejarah. Ini untuk pertama kalinya tim futsal Kaltim berhasil meraih emas di PON,” kata Adnan.
Keping berharga itu dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Kaltim dan Adnan berterima kasih atas dukungan doa dari masyarakat.
“Tanpa doa dan dukungan masyarakat juga orangtua kami, sulit bagi kami mendapatkan medali emas ini,” paparnya.
Seperti yang disampaikan Afrizal, Adnan mengakui kalau persiapan mereka sejak lolos ke PON hingga masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) totalnya ada 1,6 bulan termasuk pemusatan latihan mandiri.
“Bukan waktu yang sebentar, cukup lama dan ini yang memang kami impikan. Dari awal memang kami sudah berusaha dan bertekad meraih emas,” tegasnya.
Adnan bersama Arya Bulang juga sudah menjanjikan bonus tambahan diluar dari bonus KONI Kaltim setelah meraih medali emas sebagai bentuk motivasi kepada pemain.
“Nilainya tak perlu disebutkan, yang pasti ada bonus dari kami,” ucap Adnan.
Editor: Aspian Nur




