Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, BANDA ACEH - Aretha Nathania Ramadhani Hafidzah menjalani debut meyakinkan pada ajang PO XXI di Aceh.
Belum berhasil membawa pulang medali emas, namu atlet berusia 14 tahun itu jadi pembuka Raihan medali cabang olahraga menembak untun Kalimantan Timur.
Aretha menempati posisi kedua dan meraih medali perak debgan mengalahkan banyak pemain senior di nomor 25 meter, di usianya yang masih muda dan baru pertama kali berlaga di ajang ini.
Pelatih menembak Kaltim, Ervina J Kolibu mengatakan, Arethe memang terbilang masih anak-anak tanpa beban namun kualitasnya sudah terlihat dari sejak dini.
“Yang melatih bapaknya sendiri, dia seperti tidak ada beban dan tidak ada lawan. Dia merasa seperti main-main saja kalau bertanding,” kata Vina kepada Korankaltim.com.
Aretha sendiri mengaku memang tidak berambisi harus menang sehingga meski gagal meraih emas dirinya tidak kecewa.
Pantauan media ini di lokasi pertandingan Sabtu (14/9/2024) kemarin, saat sesi pertama hingga kedua Aretha masih memimpin pertandingan. Namun, memasuki sesi ketiga, tembakkannya meleset tipis sehingga posisinya turun.
“Di sesi pertama itu deg-degan banget, tapi akhirnya bisa lebih santai lagi sampai sesi ketiga. Tapi lama-lama makin biasa saja lumayan sering tanding juga,” beber Aretha.
Berada di posisi kedua, Aretha menyebut salah baca angin mempegaruhi laju tembakkan. Meski baru pertama dan melawan banyak senior dari berbagai daerah, dia beryukur bisa mendapatkan medali perak itu.
Editor: Aspian Nur




