Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Emas Pertama Kabaddi, Pindahkan Kiblat Kekuatan dari Bali ke Kaltim

Koran Kaltim
16 September 2024
270 views
2 min
Tim kabaddi Kaltim saat foto bersama usai dikalungkan medali. (Foto: Humas KONI Kaltim)

Penulis: Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, MEDAN - Satu medali emas, dua perak dan satu perunggu berhasil dibawa pulang Tim Kabbadi Kaltim, saat bermain di Gedung Serbaguna, Kompleks Stadion Baharoeddin Siregar, Sumut.

Pelatih Kabaddi Kaltim, Ghufron mengatakan peraihan ini berkat kerja keras yang dilakukan oleh atlet-atletnya dua Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumut.

“Anak-anak sudah bekerja keras, lawan yang kita hadapi Bali, merupakan barometernya kabaddi. Mudah-mudahan kedepannya kita juga bisa lebih maksimal lagi,” kata Ghufron.

Raihan medali ini dikatakan Ghufron, sudah sesuai dengan target yang diberikan pada Komite Olahraga Nasional (KONI) Kaltim, yakni satu emas. Diakui, karena bagaimana pun juga, kekuatan kabbadi masih ada di Bali. Dengan bangga dia menyebut, tim lawan kaget dengan perkembangan pesat dari kabaddi Kaltim.

“Mereka semua sudah kaget dengan perkembangan Kaltim kok. Karena saat menuju final, mereka kita bantai semuanya,” sebutnya.

Di luar dugaan, emas ini merupakan raihan yang luar biasa, mengingat PON ini merupakan yang pertama diikuti oleh kabaddi Kaltim. Membuat sejarah baru, diakui Ghufron, dia menekankan dan menenamkan motivasi untuk pengukiran sejarah dan jadikan kiblat kabaddi, dari Bali pindah ke Kaltim.

“Alhamdulillah anak-anak sudah berusaha seperti itu. Di PON Papua kita masih di eksibisi, banyak emasnya, karena nomornya banyak. Tapi PON kali ini kan hanya empat nomor, putra dan putri,” imbuhnya.

Sementara di BK (babak kualifikasi) PON, kabaddi Kaltim berada di peringkat kedua dengan dua emas dan dua perak.

Editor: Supiansyah

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.