Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Perilaku Aneh Paus Orca, Tabrak Kapal untuk Latihan Berburu

Koran Kaltim
29 September 2024
363 views
2 min
Orca, paus pembunuh yang diketahui mengincar kapal di sekitar Semenanjung Iberia dan para peneliti percaya menjadikan kapal sebagai latihan untuk memburu mangsa. (Foto: Gettyimages)

KORANKALTIM.COM – Ikan paus Orca memperlihatkan perilaku aneh yang menarik perhatian publik dan memicu serentetan meme di internet, menabrak kapal-kapal yang melintas di lautan Eropa.

Diketahui serangkaian tabrakan antara paus dan kapal dipublikasikan secara luas termasuk sebuah kejadian pada akhir Juli dimana sekawanan paus Orca menjungkirbalikkan kapal pesiar sepanjang 39 kaki.

Sebuah teori ringan pun muncul dikalangan netizen yang menyebut makhluk-makhluk itu sedang melakukan balas dendam terhadap kehadiran manusia di perairan mereka.

Pada saat itu pemilik kapal mengklaim tindakan tersebut disengaja dan menyatakan paus pembunuh tahu persis apa yang mereka lakukan. Kini para ilmuwan dalam sebuah teori baru menunjukkan hal itu mungkin saja terjadi.

Sebuah studi yang diterbitkan pada 18 Juni di Ocean and Coastal Management menyajikan bukti kuat paus orca menggunakan kapal untuk latihan target saat mereka belajar berburu.

Para peneliti di Bottlenose Dolphin Research Institute di Spanyol mencatat adanya peningkatan laporan tentang perilaku interaktif dengan kapal-kapal di sekitar Semenanjung Iberia sejak tahun 2020.

Para ilmuwan percaya Orca remaja mungkin mengasah kemudi kapal saat mereka berlatih berburu tuna sirip biru Atlantik. Dengan menggunakan informasi ini, para peneliti meneliti data distribusi populasi dan menemukan 47 persen dari 597 catatan kemunculan paus pembunuh melibatkan kapal dan mereka membuat model komputer pergerakan Orca untuk menggambarkan pergerakan musiman mereka.

Model-model tersebut menunjukkan paus Orca dan mangsanya yaitu ikan tuna, bukan kapal, digerakkan oleh faktor lingkungan yang sama, khususnya pergeseran musiman di habitat yang disukai paus Orca selaras dengan migrasi tuna.

Orca adalah ikan paus predator puncak, yang berarti mereka berada di puncak rantai makanan tanpa pemangsa alami lainnya.

Nafsu makan mereka besar. Paus pembunuh memiliki makanan yang bervariasi, mulai dari mamalia yang lebih besar seperti anjing laut hingga ikan, cumi-cumi dan burung laut.

Editor: Aspian Nur

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.