Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Pastikan Tidak Ada Kerusakan

Koran Kaltim
29 Januari 2025
179 views
2 min
Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Parigi Moutong Sulteng, Selasa (28/1/2025). (Dok.BMKG)

KORANKALTIM.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 22.53 Wita 

Pusat gempa terletak di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Parigi Moutong, dengan kedalaman 91 km, tepatnya pada koordinat 0,53 Lintang Utara (LU) dan 121,18 Bujur Timur (BT).

Getaran gempa dirasakan dengan skala III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Gorontalo Utara. Selain itu, skala II-III MMI dirasakan di Bone Bolango, sementara Kabupaten Tolitoli merasakan getaran dengan skala IV MMI.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong, Amiruddin mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada kerusakan yang ditimbulkan dari gempa magnitudo 6,1 yang berpusat di kabupaten tersebut.

“Sejauh ini tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa. Meski begitu, kami tetap melakukan pemantauan,” ujarnya dikutip dari Antaranews, Rabu (29/1/2025).

Lanjutnya, warga sempat keluar rumah saat gempa terjadi. Setelah itu, warga kembali ke dalam rumah masing-masing.

“Gempa tidak bisa diprediksi, upaya dilakukan tentunya memperkuat mitigasi secara mandiri, mitigasi merupakan langkah jatuh menghindari dampak suatu bencana,” bebernya.

Warga diminta jangan mudah terpancing dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan mengimbau kepada warga setempat tetap tenang pascagempa. 

“Kewaspadaan penting namun jangan panik. Karena kepanikan dapat memengaruhi kondusivitas situasi,” pungkasnya.


Editor : Erwin


Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.