Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Hujan Diperkirakan Masih Mengguyur Kaltim di Bulan Suci Ramadan

Koran Kaltim
25 Februari 2025
105 views
2 min
Selama bulan Ramadan bulan depan diperkirakan hujan masih akan terus mengguyur Kalimantan Timur termasuk di Kota Samarinda. (aspian)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriyah di tahun 2025 ini bisa jadi merasakan hal yang berbeda dibanding tahun lalu terkait dengan kondisi cuaca.

Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memperkirakan Kalimantan Timur (Kaltim) masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat sehingga memiliki dampak positif bagi yang berpuasa karena tidak terlalu haus.

"Cuaca di Kaltim bulan depan masih masuk dalam periode musim hujan, sehingga secara umum wilayahnya masih terjadi hujan dengan intensitas yang variatif," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor melansir dari antaranewskaltim.com Selasa (25/2/2025) hari ini.

Meski ada sisi positif karena bagi yang menjalankan ibadah puasa bisa mengurangi rasa dahaga, namun dampak negatif dari musim hujan juga ada yakni kemungkinan adanya bencana hidrometeorologi dan meminta masyarakat tetap waspada.

"Masyarakat kami imbau untuk selalu waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan/ banjir dan tanah longsor, khususnya di daerah-daerah yang rawan terjadi longsor, terutama rumah dan jalan di lereng perbukitan," ujar Riza lagi.

Terjadinya musim hujan di Kaltim karena fenomena La Nina, yakni suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya, sehingga hal ini mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik yang kemudian meningkatkan curah hujan.

Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer untuk wilayah Benua Etam maka dalam sepekan ke depan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga lebat.

Rabu (26/2/2025) besok sejumlah kawasan Kaltim diprakirakan berpotensi mengalami hujan deras yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat, sehingga kewaspadaan pun harus ditingkatkan.

Kondisi itu diprakirakan terjadi di Kabupaten Berau yang meliputi Kecamatan Biatan, Gunung Tabur, Sambaliung, Tabalar, Talisayan, Tanjung Redeb, dan Kecamatan Teluk Bayur.

"Di Kabupaten Kutai Kartanegara meliputi Kecamatan Kota Bangun Darat dan Muara Jawa, Kabupaten Mahakam Ulu meliputi Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai, Kabupaten Paser meliputi Kecamatan Batu Engau, Paser Belengkong, dan Kecamatan Tanah Grogot," jelas Riza.


Editor: Aspian Nur

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.