Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Donald Trump Desak Iran Lakukan Perundingan Nuklir, Keluarkan Ancaman Pengeboman

Koran Kaltim
1 April 2025
0 views
2 min
Presiden AS Donald Trump (REUTERS/Brian Snyder)

KORANKALTIM.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran jika menolak terlibat dalam perundingan nuklir dengan pihaknya.

Pernyataan tersebut menjadi ancaman terkuat Trump terhadap Iran sejak ia menjabat sebagai Presiden AS pada Januari lalu.

“Jika tidak ada kesepakatan, akan terjadi pengeboman. Pengeboman, yang belum pernah mereka alami sebelumnya, akan terjadi,” ucapnya dikutip dari Antaranews, Selasa (1/4/2025).

Pada hari yang sama, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dilaporkan menolak untuk melakukan perundingan langsung dengan AS mengenai program nuklir. 

Ia juga mengonfirmasi bahwa Iran telah memberikan jawaban resmi atas surat yang dikirim Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang berisi permintaan untuk dialog langsung.

Namun, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembicaraan secara tidak langsung. 

Selama berbulan-bulan, Trump berusaha mendesak Iran untuk mau melakukan perundingan langsung, bahkan sempat mengisyaratkan konsekuensi yang “sangat serius” jika Iran menolak. 

Pada masa pemerintahannya yang pertama, Trump menarik Amerika Serikat secara sepihak dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan negara-negara besar dunia yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama, dan kembali memberlakukan berbagai sanksi terhadap Iran. 

Meskipun Iran mematuhi kesepakatan itu selama setahun setelah penarikan AS, negara tersebut kemudian mulai mengurangi komitmennya dengan alasan bahwa negara-negara lain dalam perjanjian tersebut gagal melindungi kepentingan Iran.


Editor: Erwin

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.