Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Nasional

Ribuan Warga Palestina Mulai Kembali ke Gaza Usai Gencatan Senjata Diberlakukan

Koran Kaltim
11 Oktober 2025
0 views
2 min
Suasana di Gaza pasca penarikan pasukan Israel ke wilayah yang telah disepakati sesuai kesepakatan gencatan senjata. (ANTARA – Anadolu)

KORANKALTIM.COM, GAZA – Suasana haru menyelimuti Jalur Gaza, Jumat (10/10/2025), ketika ribuan warga Palestina mulai kembali ke Kota Gaza setelah gencatan senjata resmi diberlakukan menyusul disetujuinya kesepakatan oleh pemerintah Israel.

Menurut laporan sejumlah sumber lokal yang dikutip dari Antaranews, arus kepulangan warga terlihat sejak pagi melalui dua jalur utama, yakni Jalan Rashid di pesisir pantai dan Jalan Salah al-Din yang membentang dari utara ke selatan wilayah tersebut.

Banyak pengungsi berjalan kaki menempuh jarak sekitar tujuh kilometer sambil membawa barang seadanya. Mereka kembali ke rumah yang sebelumnya ditinggalkan akibat serangan berulang pasukan Zionis.

Jalan Rashid menjadi saksi bisu penderitaan panjang warga Gaza. Di jalur ini, tak sedikit warga kehilangan nyawa ketika mencoba mengungsi ke selatan untuk menghindari serangan dan pengusiran oleh pasukan penjajah.

Gelombang kepulangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah pemerintah Israel menyetujui secara resmi kesepakatan gencatan senjata yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai langkah untuk mengakhiri perang dua tahun di Gaza.

Kesepakatan tersebut menjadi Tahap Pertama dari rencana perdamaian yang lebih komprehensif. Isinya mencakup penghentian total serangan, penarikan pasukan Israel dari Gaza, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, serta pertukaran tawanan dan sandera.

Pada Kamis (9/10/2025) malam, Trump mengumumkan kesepakatan Gaza itu sebagai awal dari upaya yang lebih luas untuk membangun perdamaian di Timur Tengah, memulihkan Gaza, dan mendorong solusi politik yang berkelanjutan di kawasan tersebut. (*)


Editor: Erwin

Tags:

NasionalBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Nasional.