Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Olahraga

Kutim Bidik Tiga Besar Porprov VIII Kaltim 2026, Mahyunadi Sebut Batasan Usia Jadi Tantangan

Adi Putra
11 Juni 2026
0 views
2 min
Wabup Mahyunadi saat memimpin rakor bersama puluhan cabor yang berlaga di Porprov ke VIII Kaltim 2026 (Dok.KONI Kutim)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. 

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) bersama 29 cabang olahraga (cabor) peserta yang digelar di Aula Kantor KONI Kutim, kawasan Stadion Kudungga, Kamis (11/6/2026).

Wakil Bupati Kutim yang juga Ketua Kontingen, Mahyunadi, mengatakan rakor tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memetakan kekuatan kontingen menjelang ajang olahraga terbesar di Kaltim itu.

Ia mengingatkan, pada Porprov VII Kaltim di Berau, Kutim berhasil menempati peringkat keempat klasemen akhir. Namun, capaian tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah karena selisih perolehan medali emas dengan daerah peringkat ketiga mencapai 51 medali.

“Pada Porprov Berau lalu Kutim berada di peringkat empat. Secara posisi memang dekat, tetapi selisih dengan peringkat ketiga mencapai 51 medali emas. Ini menjadi tantangan besar yang harus kita jawab bersama,” ujar Mahyunadi.

Karena itu, Pemkab Kutim menargetkan kontingen mampu menembus posisi tiga besar pada Porprov VIII Kaltim 2026. Target tersebut sejalan dengan arahan Bupati agar prestasi olahraga daerah dapat meningkat.

Untuk mencapai target itu, Mahyunadi menyebut terdapat dua faktor utama yang menjadi perhatian, yakni kesiapan anggaran dan penerapan regulasi baru terkait batas usia atlet.

Dari sisi anggaran, Kutim dinilai memiliki peluang yang cukup baik dibanding sejumlah daerah lain. Dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan untuk menunjang pembinaan atlet, termasuk pelaksanaan training center (TC) secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Kita termasuk daerah yang siap dari sisi anggaran,” ujarnya.

Sehingga, menurutnya, peluang ini harus dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan performa atlet, termasuk pelaksanaan TC yang terencana dengan baik. 

Sementara itu, regulasi baru Porprov VIII yang membatasi usia maksimal atlet hingga 30 tahun dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi Kutim.

Kebijakan tersebut berpotensi mengurangi kekuatan sejumlah cabang olahraga karena beberapa atlet senior yang sebelumnya menjadi penyumbang medali tidak lagi memenuhi syarat untuk bertanding.

“Pembatasan usia berisiko memangkas jumlah atlet senior pendulang medali yang dimiliki Kutim pada ajang sebelumnya,” ungkapnya.


Editor: Erwin

Tags:

OlahragaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Olahraga.