Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Olahraga

Air Mata dan Sambutan Hangat untuk Neymar

Koran Kaltim
25 Juni 2026
0 views
3 min
Neymar, tak kuasa menahan air mata usai pertandingan setelah debut lagi bersama Brasil menghadapi Skotlandia. (Foto: Gettyimages)

KORANKALTIM.COM – Setelah tiga tahun, Neymar akhirnya tampil lagi untuk pertama kalinya bersama timnas Brasil, tepatnya sejak 2023 saat Selecao mengalahkan Skotlandia 3-0 di Grup C Piala Dunia 2026 yang dimainkan di Miami Stadium, Amerika Serikat Kamis (25/6/2026) pagi tadi.

Neymar yang berusia 34 tahun, adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil dengan 79 gol dalam 129 penampilan, namun ia belum pernah diturunkan sejak kekalahan dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguay pada 17 Oktober 2023.

Pada laga itu, sang penyerang mengalami robekan ligamen anterior cruciatum (ACL) dan meniskus di lutut kirinya, yang memicu masa-masa sulit selama beberapa tahun akibat cedera.

Namun secara mengejutkan Neymar dipanggil pelatih Brasil Carlo Ancelotti ke skuad Piala Dunia, dan setelah absen dalam dua pertandingan grup pertama karena masalah otot betis Neymar diturunkan dalam laga melawan Skotlandia. 

Pada menit ke-76 pertandingan, ia kemudian masuk menggantikan Matheus Cunha saat timnya unggul 3-0.  Neymar mendapat sambutan meriah dari para penggemar di dalam stadion dan beberapa sentuhan pertamanya terhadap bola disambut sorak-sorai yang meriah. 

Aksinya itu membuat Neymar kini telah membela negaranya di empat Piala Dunia dan meskipun ia tidak bisa terlalu banyak memengaruhi jalannya pertandingan, ia langsung mengambil tendangan bebas Brasil. Saat pertandingan berakhir, Neymar pun meneteskan air mata sambil memberi hormat kepada para penonton di Miami Stadium. 

Kehadirannya dalam skuad Ancelotti untuk turnamen ini disambut baik oleh para penggemar, meskipun beberapa penonton terkejut mengingat riwayat karier Neymar belakangan ini. 

“Ini momen yang sangat penting bagi kita semua,” kata Vinícius Júnior, yang mencetak dua gol untuk Brasil, dalam bahasa Portugis.

“Idola kita telah kembali, seorang pemain yang selalu berjuang keras dan melakukan segalanya untuk bisa berada di sini, kembali setelah absen karena cedera. Saya harap dia bisa terus berkembang dan terus meningkatkan permainannya, serta membantu kita sepanjang turnamen ini. Itulah yang paling penting,” ucapnya lagi.

Cedera lutut Neymar awalnya terjadi tepat di awal masa baktinya di Arab Saudi bersama Al-Hilal dan pada akhirnya mengakibatkan kontraknya diputus pada Januari 2025 karena ia kesulitan memulihkan kebugarannya, dengan hanya tampil tujuh kali dalam 18 bulan. 

Neymar kembali ke klub masa kecilnya, Santos, di Brasil pada akhir bulan itu dan sejak saat itu telah mencetak 17 gol serta menyumbang delapan assist dalam 43 penampilan. 

Namun, ia terus-menerus dilanda masalah kebugaran, dan Santos cenderung terseok-seok di papan bawah liga utama Brasil selama periode tersebut. 

Pemanggilannya juga menggantikan penyerang Chelsea, Joao Pedro, yang mencatatkan musim yang sangat mengesankan di Liga Premier pada musim 2025-26. 

“Kami menghabiskan sepanjang tahun menganalisis Neymar. 'Kami menyadari bahwa dalam periode terakhir ini ia menunjukkan konsistensi dan berada dalam kondisi fisik yang baik,” kata Ancelotti.

“Saya menerima banyak saran. Sangat banyak! Dari jurnalis dan penyanyi, dari seluruh dunia,” ungkapnya.

Sebelum mengumumkan susunan timnya, Ancelotti juga telah menjelaskan alasan mengapa Neymar layak dimasukkan. 

“Neymar adalah pemain penting bagi negara ini berkat bakat yang selalu ia tunjukkan. Dia sangat disukai, dia sangat dicintai,” tegasnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

OlahragaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Olahraga.