Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Olahraga

Diwarnai Penalti Ronaldo, Portugal Kalahkan Kroasia dan Bertemu Spanyol di 16 Besar

Adi Putra
3 Juli 2026
0 views
2 min
Pendukung Kroasia melempari lapangan setelah wasit membatalkan gol ke gawang Portugal di injury time. (reuters)

KORANKALTIM.COM - Goncalo Ramos mencetak gol penentu kemenangan lewat sundulan di masa tambahan waktu saat Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 dalam laga yang berakhir dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026 Jumat (3/7/2026) pagi tadi yang juga diwarnai pembatalan gol Kroasia akibat offside sesaat sebelum peluit akhir dibunyikan.

Pertandingan di Stadion Toronto, Kanada ini mempertemukan dua pemain berusia 40-an tahun Cristiano Ronaldo dari Portugal, yang sedang menjalani Piala Dunia keenamnya dan Luka Modrić dari Kroasia, yang tengah berupaya meraih gelar juara turnamen untuk kelima kalinya.

Ronaldo sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui tendangan penalty yang menjadi gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia, sebelum ditarik keluar pada menit ke-81. Namun, Ramos-lah yang akhirnya memastikan kemenangan Portugal sekaligus mengantarkan timnya melaju ke babak 16 besar.

Laga berakhir dengan kontroversi ketika Kroasia mengira mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di detik-detik terakhir, namun Mario Pasalic dinyatakan offside dan VAR memutuskan gol tersebut tidak sah. Para pendukung Kroasia melemparkan botol ke lapangan dan menyoraki wasit sebagai bentuk protes.

Kroasia membuka keunggulan pada menit ke-53 lewat gol Ivan Perisic yang memanfaatkan umpan silang dari Josip Sanisic.

Ronaldo, yang terus dicemooh keras oleh pendukung Kroasia setiap kali menguasai bola, mendapatkan kesempatan mencetak gol dari titik putih setelah Nikola Vlasic dinyatakan melakukan handball di dalam kotak penalti. Megabintang Portugal itu melakukan jeda sejenak dalam langkahnya sebelum melepaskan tembakan ke arah tengah gawang, sementara kiper lawan bergerak ke arah kanan. Portugal melaju untuk menghadapi Spanyol di babak 16 Besar pekan depan.

Modrić membawa Kroasia meraih posisi kedua dan ketiga pada tahun 2018 dan 2022, dan pertandingan ini sarat akan makna bagi kedua bintang yang mulai menua tersebut, yang masing-masing berusaha mewujudkan impian menjuarai Piala Dunia. Modrić berusia 40 tahun, sementara Ronaldo berusia 41 tahun.

Kedua pemain yang pernah menjadi rekan setim di Real Madrid itu sempat saling melempar senyum dan berpelukan sebelum undian koin dilakukan menjelang pertandingan. Keduanya bertemu di lapangan usai pertandingan, lalu berpelukan dan berbincang sejenak. "Saya bermain bersama Luka selama bertahun-tahun. Usia kami hampir sama. Menurut saya, dia adalah legenda sepak bola. Dia tetaplah seorang legenda sepak bola," sebut Ronaldo.


Editor: Aspian Nur

Tags:

OlahragaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Olahraga.