Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Olahraga

Rizky Ridho Mengaku Buat Kesalahan Fatal Saat Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 

Koran Kaltim
4 Agustus 2026
0 views
3 min
Rizky Ridho (kiri), gagal mengawal lini pertahanan Indonesia dengan baik saat menghadapi Vietnam malam tadi. (Foto: kompas.com)

KORANKALTIM.COM - Kesalahan fatal yang dilakukan kapten tim nasional sepak bola Indonesia Rizky Ridho dimenit awal pertandingan laga ketiga Merah Putih pada Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF Senin (3/8/2026) malam tadi jadi kunci kekalahan telak 0-3 saat menjamu Vietnam.

Hal itu pun diakui Rizky Ridho dihadapan dia usai pertandingan di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Jawa Barat. "Saya sadar banyak melakukan kesalahan yang berujung kebobolan," kata Ridho.

Kekalahan 0-3 merupakan yang pertama skuad Garuda setelah memetik dua kemenangan berturut-turut atas Kamboja (5-1) dan Singapura (3-0).

Ridho mengakui Vietnam tampil lebih baik dalam laga tersebut. Dari segi permainan dirinya bersama rekan-rekannya belum menjalankan instruksi pelatih dengan cukup baik.

Pemain Persija Jakarta itu mengakui beberapa kesalahan yang dilakukannya dalam mengawal lini belakang berakibat fatal karena langsung dimanfaatkan tim lawan untuk mencetak gol.

Ridho pun menjadikan kesalahan itu sebagai pelajaran berharga untuk memperbaiki performanya pada laga selanjutnya melawan Singapura.

"(Harus saya evaluasi lagi dan pelajari lagi agar ke depannya tidak boleh terjadi di pertandingan seperti ini," tegas Ridho.

Pada momentum kekalahan seperti ini, dibutuhkan komitmen semua elemen tim untuk tetap bersama termasuk dengan para penggemar. Kebersamaan sebagai tim jangan hanya terjadi saat euforia kemenangan, namun juga saat menerima sebuah kekalahan.

"Kami masih punya satu pertandingan sisa di Singapura, doakan dan kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," ucap Ridho.

Indonesia akan melakoni laga terakhir di fase grup saat bertandang ke Singapura pada 7 Agustus tiga hari lagi. Kemenangan jadi harga mati bagi anak asuh John Herdman kalau ingin merebut tiket ke babak semifinal Piala AFF 2026.

Indonesia takluk 0-3 dari Vietnam melalui gol Nguyen Van Vi menit ke-15, Nguyen Hai Long menit 15 dan dan Nguyen Xuan Son menit 71, membuat  posisi mereka turun ke peringkat ketiga klasemen dengan 6 poin, sementara Vietnam menggusur Singapura di posisi teratas Grup A meski poin sama 7 namun menang produktivitas gol. Kamboja mengemas 3 poin dan Timor Leste tanpa angka berada diurutan keempat dan kelima.

Indonesia tak punya jalan lain selain meraih kemenangan saat menghadapi Singapura. Hasil imbang tak akan menolong Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya. Hanya dengan kemenangan, Indonesia akan mendapat tambahan tiga poin dan melampaui poin Singapura untuk lolos ke semifinal.

Bek Indonesia Jordi Amat meminta suporter tetap memberikan dukungan kepada skuad Garuda meski baru kalah.

"Kami tahu kami bisa melakukannya. Kami sudah menunjukkannya sebelumnya dan kami akan menunjukkannya lagi saat melawan Singapura. Saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin disana," tegasnya.

Jordi menilai Singapura merupakan lawan yang kuat sehingga Indonesia tidak boleh lengah. Kendati demikian, ia memastikan seluruh pemain memahami pentingnya laga tersebut dan siap memberikan kemampuan terbaik.

"Ini tim yang kuat dan kami menghormati mereka. Tapi kami akan datang ke sana dengan mengetahui bahwa ini pertandingan besar bagi kami. Semua pemain sangat fokus pada tugas ini," sebutnya.

Bek berusia 34 tahun itu juga menyampaikan pesan kepada para pendukung Timnas Indonesia agar tidak kehilangan kepercayaan kepada skuad Garuda setelah kekalahan dari Vietnam.

"Saya tetap percaya. Tetap percaya. Saya tahu mereka tidak senang hari ini, tetapi kami akan membuat mereka senang setelah pertandingan melawan Singapura," ujar Jordi.

Editor: Aspian Nur

Tags:

OlahragaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Olahraga.