Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Olahraga

PSAWI Kaltim Protes Ski Air Dicoret dari Porprov Kaltim 2026

Adi Putra
4 September 2026
0 views
•3 min
Sekretaris Umum PSAWI Kaltim, Deny Fahrianur (Dok/Korankaltim.com).

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Keputusan Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ke-VIII tahun 2026 mencoret sejumlah cabang olahraga (cabor) dari daftar pertandingan menuai protes.

Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kaltim mempertanyakan keputusan tersebut, terutama terkait dasar dan indikator yang digunakan PB Porprov dalam menentukan cabor yang batal dipertandingkan.

PSAWI Kaltim menilai keputusan restrukturisasi cabor pada Porprov Kaltim VIII di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026 perlu dijelaskan secara terbuka kepada seluruh pengurus cabang olahraga yang terdampak.

Sekretaris Umum PSAWI Kaltim, Deny Fahrianur, mengaku heran dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, penetapan cabor yang dipertandingkan sebelumnya telah melalui kesepakatan bersama stakeholder dan KONI dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakorprov).

“Kami sudah mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme, termasuk Babak Kualifikasi (BK). Namun tiba-tiba ada wacana pengurangan dengan alasan efisiensi anggaran,” ujar Deny kepada Korankaltim.com, Jumat (4/9/2026).

Diakuinya, PSAWI Kaltim sebenarnya telah berupaya memahami kondisi anggaran penyelenggaraan. Bahkan, pihaknya menawarkan sejumlah opsi untuk menekan kebutuhan biaya pertandingan.

Di antaranya dengan memangkas durasi pertandingan, mengurangi kuota panitia hingga 50 persen, memanfaatkan peralatan internal tanpa menyewa, hingga memangkas usulan anggaran dari Rp140 juta menjadi Rp80 juta.

Dari sisi venue, menurut Deny, pelaksanaan pertandingan ski air juga tidak menjadi persoalan. Arena yang digunakan dapat memanfaatkan venue cabang olahraga dayung di Kabupaten Paser yang telah selesai direhabilitasi dan memenuhi standar nasional.

“Kalau alasannya tidak ada uang, kami sudah bersedia mengalah di banyak hal teknis. Tapi kenapa ski air tetap tidak dipertandingkan? Ini yang membuat kami bingung,” tegasnya.

Karena itu, Deny menilai alasan efisiensi anggaran perlu dijelaskan secara terbuka. Ia mempertanyakan apakah terdapat indikator yang benar-benar terukur dalam menentukan cabor yang dicoret maupun dipertahankan.

Terlebih, ia membandingkan keputusan tersebut dengan sejumlah cabor lain yang dinilai tidak memiliki capaian prestasi di PON, tidak masuk dalam daftar cabor PON 2028, maupun agenda internasional seperti SEA Games dan Asian Games, tetapi masih dipertandingkan di Porprov.

Sementara itu, ski air Kaltim memiliki catatan prestasi di level nasional. Cabor tersebut menyumbangkan medali perak pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara. Selain itu, berdasarkan SK KONI terbaru, ski air disebut masuk dalam daftar cabor unggulan Indonesia untuk PON 2028 di Nusa Tenggara

“Porprov ini kan sarana dan batu loncatan menuju PON. Kami hanya minta keadilan dan transparansi indikator. Coba dibuka datanya, apa kriteria cabor yang boleh bertanding dan yang tidak? Jangan hanya berlindung di balik kata efisiensi tanpa indikator yang jelas,” tuturnya.

Ketidakjelasan tersebut,  turut memicu kekecewaan pengurus PSAWI di kabupaten/kota serta para atlet. PSAWI Kaltim pun telah menyurati KONI dan PB Porprov untuk meminta peninjauan ulang terhadap keputusan pencoretan tersebut.

PSAWI berharap ski air tetap diberi ruang bertanding pada Porprov Kaltim VIII/2026, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan atlet Kaltim menuju kompetisi nasional yang lebih tinggi. 

Editor: Erwin

Tags:

OlahragaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Olahraga.