Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Piala Dunia 2018

Nigeria vs Argentina : Jangan Frustasi, Messi

Koran Kaltim
26 Juni 2018
807 views
3 min
Lionel Messi

SAINT PETERSBURG – Perhelatan Piala Dunia 2018 sepertinya “terganggu” dengan performa Argentina dan Lionel Messi yang tak mampu berbuat banyak dalam dua laga Grup D yang sudah mereka mainkan. Digadang jadi negara yang bisa lolos dengan mudah dari fase penyisihan grup, nyatanya kini nasib Albiceleste ada di ujung tanduk, terancam gagal ke 16 Besar. 

Nigeria jadi lawan terakhir yang harus dihadapi Messi dkk di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg Rabu (27/6) dinihari nanti pukul 02.00 Wita dan tak sekadar harus menang, Tim Tango juga harus menunggu hasil laga lain antara Islandia melawan Kroasia.

Argentina harus menang besar dari Nigeria yang mengalahkan Islandia 2-0 di laga kedua sementara Islandia sendiri harus kalah dari Kroasia kalau langkah Argentina ingin aman ke fase kedua.

Saat ini Kroasia ada di posisi teratas Grup D mengemas 6 poin dan sudah menggenggam tiket ke 16 Besar, dibayangi Nigeria dengan 3 angka, Islandia 1 dan Argentina 1. Selisih gol jadi penentu nasib Argentina kalau tak ingin pulang lebih cepat dengan rasa malu karena jadi negara unggulan untuk juara di ajang ini.

Ironis, jelang laga krusial ini kondisi dalam tim Argentina dikabarkan pecah. Skuat Argentina menolak kehadiran pelatih mereka Jorge Sampaoli dan pemain akan menentukan sendiri skuat untuk laga dengan Nigeria.

Dipimpin oleh para pemain senior, skuat Argentina kabarnya sudah bertemu dengan AFA (Federasi Sepakbola Argentina) untuk meminta hal tersebut. Sampaoli disebutkan akan tetap berada di kursi pemain cadangan. 

Tapi sebenarnya dia tak punya kuasa atas tim dan akan langsung dipecat usai Piala Dunia tuntas. Bahkan, pemain sendiri lah yang akan memilih skuat untuk laga dengan Nigeria. Demikian dikutip dari Foxsport.

Tapi isu-isu tak sedap tersebut dibantah Javier Mascherano. Muncul dalam sesi konferensi pers di Moskow, Mascherano menegaskan kalau hubungan pemain dengan pelatih Argentina normal-normal saja. 

“Tentu saja, saat kami merasa ada yang tak nyaman atau kami melihat sesuatu, kami mengungkapkan padanya karena jika tidak maka kami adalah orang yang munafik. Jika Anda merasa tak nyaman dengan sesuatu di lapangan dan tidak mengungkapkannya kepada pelatih maka Anda akan menjalani pertandingan yang tidak nyaman bukan? Anda justru membahayakan tim,” tegas Macherano.

Mascherano juga membela Messi atas performanya yang menurun. “Leo baik-baik saja. Tapi, secara kolektif, jika segala sesuatu tak berjalan seperti seharusnya, kami akan frustrasi. Dia manusia biasa dan dia bisa merasakan frustrasinya sendiri. Dia putus asa untuk bisa membalikkan keadaan,” imbuhnya.

Sementara legenda Nigeria Nwankwo Kanu percaya negaranya bisa menyingkirkan Argentina. 

Nigeria cukup menahan imbang Argentina untuk lolos sementara Argentina harus menang di laga ini jika ingin lolos. ”Tentu saja kami yakin,” tegas Kanu. (lbc)


Tags:

Piala Dunia 2018Berita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Piala Dunia 2018.