Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Piala Dunia 2018

Brasil vs Meksiko : Konsentrasi Penuh

Koran Kaltim
2 Juli 2018
572 views
2 min
neymar jr

SAMARA – Upaya menghapus kenangan buruk di Piala Dunia 2014 terus dilakukan Brasil. Jadi tuan rumah di ajang tersebut empat tahun silam, Tim Samba dipermalukan Jerman 1-7 di depan pendukung sendiri. Upaya menghapus jejak rekam memalukan itu sudah separuh jalan seiring dengan kelolosan mereka ke fase 16 Besar.

Namun belum sepenuhnya habis, kisah sedih yang terjadi di fase knock out itu kembali terlintas seiring de­ngan laga perdana Selecao kontra Meksiko di Samara Arena, Samara, Rusia, Senin (2/7) malam nanti pukul 22.00 Wita. Bertarung habis-habisan di perdelapan final ini demi tiket ke perempat final mau tak mau harus dilakukan Neymar dkk meski tak bakal mudah karena Meksiko yang sempat terseok di fase grup lolos lewat performa yang kian menanjak.

Jika melihat rekor pertemuan, sebanyak 40, Brasil mnegoleksi 23 kemenangan, tujuh seri dan sepuluh kalah, wajar kalau Brasil pun diunggulkan meraih kemenangan atas El Tri di pertandingan nanti.

Neymar, Thiago Silva, Paulinho, Willian, Phillipe Countiho, Firminho, Marcelo, dalam kondisi yang baik dan anak asuh pelatih Tite ini nyaris tidak memiliki persoalan pelik de­ngan kondisi pemainnya. Tite dapat memanfaatkan semua materi yang dimilikinya. “Lupakan Piala Dunia 2014, kini kami harus menatap laga di perdelapn final dengan konsentrasi penuh. Setidaknya kami harus terus melaju agar orang tidak lagi meng­ingat kekalahan memalukan kami dari Jerman,” papar Tite.

 “Kami harus mempelajari kelebihan dan kelemahan Meksiko. Mereka adalah lawan kuat yang telah menyisihkan tim-tim tangguh seperti Jerman dan Korea Selatan di babak penyisihan grup. Sangat penting bagi kami untuk mengetahui kekuatan mereka secara menyeluruh sehingga kami bisa meraih hasil bagus,” imbuhnya.

Yang perlu diingat,  Meksiko adalah tim yang menundukkan juara bertahan 2014 silam, Jerman, di partai pembuka sehingga membuat jalan Der Panzer  terasa berat sampai akhirnya tersingkir. Meksiko memiliki soliditas tim, kendati mematahkan Brasil bukan semudah membalikkan telapak tangan. 

Pelatih Carlos Osorio pun sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Brasil. “Mereka memperlihatkan performa meningkat sama seperti yang kami lakukan tapi kami lebih percaya diri karena memiliki pemain yang solid di semua lini meski tanpa bintang seperti skuat Brasil,” papar Osorio.

Hanya Javier Hernandez yang paling dikenal di tim Meksiko dan pengalaman pemain senior itu yang diharapkan bisa membuat seluruh pemain termotivasi. “Brasil tentu saja jadi tim yang berada dalam keharusan untuk menang dan itu memudahkan kami untuk bermain lepas,” tegas Osorio. (sdc)

Tags:

Piala Dunia 2018Berita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Piala Dunia 2018.